Mendes PDT: Inovasi Pengelolaan Sampah Wujudkan Desa Hijau Mandiri
Kamis, 13 November 2025 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Yandri menambahkan melalui inovasi pengelolaan sampah, desa-desa diharapkan dapat mewujudkan Desa Hijau Mandiri yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga berdaya saing melalui ekonomi sirkular.
Baca juga: Mendes Yandri Adukan Dana Desa Digunakan untuk Judi Online ke Jaksa Agung
Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Nugroho Setijo Nagoro menjelaskan, lomba ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan lingkungan melalui pendekatan inovatif dan partisipatif.
“Proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan, dimulai dari tahap administratif, evaluasi dokumen, hingga presentasi dan wawancara oleh tim juri lintas bidang. Setiap desa peserta menunjukkan kreativitas luar biasa dalam mengelola sampah, baik melalui teknologi sederhana maupun sistem sosial yang efektif,” ungkap Nugroho.
Nugroho berharap kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan antar-desa dan mendorong tumbuhnya jejaring inovasi berbasis lingkungan. “Kami akan terus memperluas ruang kolaborasi agar inovasi pengelolaan sampah dapat berkembang dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan desa yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Para pemenang nantinya akan diundang pada acara peringatan Hari Desa pada 15 Januari 2026 di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Baca juga: Mendes Yandri Adukan Dana Desa Digunakan untuk Judi Online ke Jaksa Agung
Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Nugroho Setijo Nagoro menjelaskan, lomba ini menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan lingkungan melalui pendekatan inovatif dan partisipatif.
“Proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan, dimulai dari tahap administratif, evaluasi dokumen, hingga presentasi dan wawancara oleh tim juri lintas bidang. Setiap desa peserta menunjukkan kreativitas luar biasa dalam mengelola sampah, baik melalui teknologi sederhana maupun sistem sosial yang efektif,” ungkap Nugroho.
Nugroho berharap kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan antar-desa dan mendorong tumbuhnya jejaring inovasi berbasis lingkungan. “Kami akan terus memperluas ruang kolaborasi agar inovasi pengelolaan sampah dapat berkembang dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan desa yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Para pemenang nantinya akan diundang pada acara peringatan Hari Desa pada 15 Januari 2026 di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.
Lihat Juga :