PMR Jakpus Ikuti Pelatihan Literasi Digital Bareng MNC University, MNC Peduli, dan PMI
Minggu, 09 November 2025 - 18:21 WIB
loading...
MNC Peduli bersama MNC University dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menggelar pelatihan literasi digital, Minggu (9/11/2025). Foto: Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - MNC Peduli bersama MNC University dan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat menggelar pelatihan literasi digital, Minggu (9/11/2025). Pelatihan bertajuk 'Melek Mata Media Sosial' ini diikuti ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya dan Wira se-Jakarta Pusat.
Untuk mendukung kegiatan ini, MNC University juga menghadirkan langsung Head of Marketing Department MNC University Noval Adi Prayitno dan Head of Promotion Cinta Department MNC University M Ali Sodikin sebagai pembicara.
Baca juga: MNC Peduli-PMI DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kepulauan Seribu
Acara ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi tanya jawab, workshop, dan simulasi kampanye digital bertema 'Aksi Remaja Peduli' yang mengasah kreativitas dan kemampuan komunikasi peserta di dunia maya.
Ketua PMI Jakarta Pusat Asep Djuanda menjelaskan kegiatan ini merupakan respons dari berkembangnya era digital kekiniaan yang kerap disalahgunakan. Literasi digital diperlukan demi menjaga media sosial menjadi ruang yang positif di tengah anak muda.
"Kita berikan pemahaman agar mereka memahami bagaimana seharusnya membedakan antara berita-berita yang benar dan berita-berita yang tidak benar. Sehingga mereka nanti bisa menggunakannya secara bijak," ujar Asep, Minggu (9/11/2025).
Menurut dia, PMR menjadi salah satu lingkup yang diharapkan bisa memanfaatkan media sosial secara positif. Upaya lewat kelompok yang lebih kecil ini diharapkan membawa dampak lebih besar ke lingkungan lainnya.
Ketua Studi Manajemen MNC University M Rezki Oktavianoor mengatakan, terlibatnya MNC University dan MNC Peduli dalam acara ini tak terlepas bagian dari pengabdian masyarakat. Gen Z sebagai pemakai media sosial terbanyak harus diikuti tanggung jawab atas konten yang dibuat bahkan diakses.
"Kesadaran mereka menggunakan media sosial yang menjadi concernnya kita. Maka salah satu yang kita hadirkan adalah bagaimana mereka bertanggung jawab terhadap konten yang dibuat," ungkapnya.
Kegiatan ini disambut baik peserta literasi digital yang juga anggota PMR Jakarta Pusat Evanthya Nazifa. Menurut dia, media sosial di tengah kemajuan digital harus bisa dimanfaatkan oleh generasi muda meskipun ada kelemahannya tersendiri.
"Pertama kita harus memperhatikan kata-kata kita bahkan di media sosial, karena tentu saja ada norma-norma di media sosial. Kemudian kita harus mengunggah konten positif alih-alih konten negatif, ini untuk lebih bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Nazifa.
Untuk mendukung kegiatan ini, MNC University juga menghadirkan langsung Head of Marketing Department MNC University Noval Adi Prayitno dan Head of Promotion Cinta Department MNC University M Ali Sodikin sebagai pembicara.
Baca juga: MNC Peduli-PMI DKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kepulauan Seribu
Acara ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi tanya jawab, workshop, dan simulasi kampanye digital bertema 'Aksi Remaja Peduli' yang mengasah kreativitas dan kemampuan komunikasi peserta di dunia maya.
Ketua PMI Jakarta Pusat Asep Djuanda menjelaskan kegiatan ini merupakan respons dari berkembangnya era digital kekiniaan yang kerap disalahgunakan. Literasi digital diperlukan demi menjaga media sosial menjadi ruang yang positif di tengah anak muda.
"Kita berikan pemahaman agar mereka memahami bagaimana seharusnya membedakan antara berita-berita yang benar dan berita-berita yang tidak benar. Sehingga mereka nanti bisa menggunakannya secara bijak," ujar Asep, Minggu (9/11/2025).
Menurut dia, PMR menjadi salah satu lingkup yang diharapkan bisa memanfaatkan media sosial secara positif. Upaya lewat kelompok yang lebih kecil ini diharapkan membawa dampak lebih besar ke lingkungan lainnya.
Ketua Studi Manajemen MNC University M Rezki Oktavianoor mengatakan, terlibatnya MNC University dan MNC Peduli dalam acara ini tak terlepas bagian dari pengabdian masyarakat. Gen Z sebagai pemakai media sosial terbanyak harus diikuti tanggung jawab atas konten yang dibuat bahkan diakses.
"Kesadaran mereka menggunakan media sosial yang menjadi concernnya kita. Maka salah satu yang kita hadirkan adalah bagaimana mereka bertanggung jawab terhadap konten yang dibuat," ungkapnya.
Kegiatan ini disambut baik peserta literasi digital yang juga anggota PMR Jakarta Pusat Evanthya Nazifa. Menurut dia, media sosial di tengah kemajuan digital harus bisa dimanfaatkan oleh generasi muda meskipun ada kelemahannya tersendiri.
"Pertama kita harus memperhatikan kata-kata kita bahkan di media sosial, karena tentu saja ada norma-norma di media sosial. Kemudian kita harus mengunggah konten positif alih-alih konten negatif, ini untuk lebih bermanfaat bagi banyak orang," ungkap Nazifa.
(jon)
Lihat Juga :