Bangunan SMKN 1 Gunung Putri Ambruk, 5 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Selasa, 04 November 2025 - 08:50 WIB
loading...
Lima ruang kelas SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor ambruk usai diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Senin (3/11/2025). Foto: Dok BPBD Kabupaten Bogor
A
A
A
BOGOR - Lima ruang kelas SMKN 1 Gunung Putri, Kabupaten Bogor ambruk usai diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Senin (3/11/2025) siang. Sebanyak 42 siswa menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Lima siswa di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan lainnya diperbolehkan pulang. "RSUD Cileungsi 3 orang siswa (1 siswa dislokasi, 1 siswa sesak napas dan luka pada kaki, dan 1 siswa luka ringan),” kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: 5 Ruang Kelas SMKN 1 Gunung Putri Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang
“RS Hermina Mekarsari 2 orang siswa (2 korban patah tulang), Puskesmas Gunung Putri 20 orang (Korban Luka Ringan dan Luka di Kepala), dan RS Kenari 17 orang siswa (luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki). 5 siswa masih dirawat di RSUD Cileungsi dan RS Hermina,” sambungnya.
![Bangunan SMKN 1 Gunung Putri Ambruk, 5 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit]()
Baca juga: Waspadai Potensi Sinklon Tropis Selatan, BMKG: Picu Hujan Ekstrem dan Angin Kencang
Dia mengatakan, 37 siswa diperbolehkan pulang dari RS Kenari Medika dan Puskesmas Gunung Putri. Dia menyebut lima fasilitas ruang kelas belajar ambruk dan satu laboratorium mesin. "Bangunan ambruk 5 ruang kelas belajar dan satu laboratorium mesin yang tengah berkegiatan belajar," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kronologi berawal dari hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin yang sangat kencang di lokasi tersebut menyebabkan pohon tumbang mengenai bangunan sekolah kelas XI dan XII.
"Akibat kejadian tersebut, sebanyak lima ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan. Saat peristiwa terjadi, beberapa siswa masih berada di dalam kelas menunggu hujan reda untuk pulang. Pohon yang tumbang menimpa bagian atap dan material bangunan mengenai beberapa siswa, sehingga menyebabkan korban luka akibat tertimpa reruntuhan," jelasnya.
Lima siswa di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan lainnya diperbolehkan pulang. "RSUD Cileungsi 3 orang siswa (1 siswa dislokasi, 1 siswa sesak napas dan luka pada kaki, dan 1 siswa luka ringan),” kata Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin saat dikonfirmasi, Selasa (4/11/2025).
Baca juga: 5 Ruang Kelas SMKN 1 Gunung Putri Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang
“RS Hermina Mekarsari 2 orang siswa (2 korban patah tulang), Puskesmas Gunung Putri 20 orang (Korban Luka Ringan dan Luka di Kepala), dan RS Kenari 17 orang siswa (luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki). 5 siswa masih dirawat di RSUD Cileungsi dan RS Hermina,” sambungnya.

Baca juga: Waspadai Potensi Sinklon Tropis Selatan, BMKG: Picu Hujan Ekstrem dan Angin Kencang
Dia mengatakan, 37 siswa diperbolehkan pulang dari RS Kenari Medika dan Puskesmas Gunung Putri. Dia menyebut lima fasilitas ruang kelas belajar ambruk dan satu laboratorium mesin. "Bangunan ambruk 5 ruang kelas belajar dan satu laboratorium mesin yang tengah berkegiatan belajar," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan kronologi berawal dari hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin yang sangat kencang di lokasi tersebut menyebabkan pohon tumbang mengenai bangunan sekolah kelas XI dan XII.
"Akibat kejadian tersebut, sebanyak lima ruang kelas mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan. Saat peristiwa terjadi, beberapa siswa masih berada di dalam kelas menunggu hujan reda untuk pulang. Pohon yang tumbang menimpa bagian atap dan material bangunan mengenai beberapa siswa, sehingga menyebabkan korban luka akibat tertimpa reruntuhan," jelasnya.
(rca)
Lihat Juga :