Banjir Bandang dan Longsor Terjang Nduga Papua Pegunungan, 15 Orang Hilang
Senin, 03 November 2025 - 16:23 WIB
loading...
Petugas dibantu warga melakukan pencarian korban hilang akibat banjir di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (1/11/2025). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Banjir bandang disertai longsor melanda Kabupaten Nduga , Papua Pegunungan ,Sabtu (1/11/2025) pukul 17.00 WIT. Sebanyak 15 orang dilaporkan hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, kejadian bermula saat hujan deras melanda Kampung Dal dan Kampung Silan, Distrik Dal, Kabupaten Nduga, hingga menyebabkan banjir disertai longsor. Korban hilang disebabkan terseret arus banjir saat melintas di sekitar Kali Papan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nduga melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan unsur terkait untuk pencarian korban hilang. Hingga hari ini, Senin (3/11/2025), korban belum ditemukan.
Baca Juga: BNPB: 10 Orang Meninggal Akibat Longsor di Tambang Galian Kuda Cirebon
"Petugas dibantu warga terus melakukan pencarian secara manual, banyaknya material banjir dan longsor menyulitkan pencarian korban hilang. Kerugian meteril akibat kejadian ini masih dalam pendataan lebih lanjut. Sementara belum ada laporan korban yang mengungsi secara mandiri ataupun terpusat," ujar Abdul Muhari.
Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, mengatakan bahwa BNPB terus memantau penanganan banjir dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nduga untuk prioritas menemukan korban hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, kejadian bermula saat hujan deras melanda Kampung Dal dan Kampung Silan, Distrik Dal, Kabupaten Nduga, hingga menyebabkan banjir disertai longsor. Korban hilang disebabkan terseret arus banjir saat melintas di sekitar Kali Papan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nduga melakukan kaji cepat dan koordinasi dengan unsur terkait untuk pencarian korban hilang. Hingga hari ini, Senin (3/11/2025), korban belum ditemukan.
Baca Juga: BNPB: 10 Orang Meninggal Akibat Longsor di Tambang Galian Kuda Cirebon
"Petugas dibantu warga terus melakukan pencarian secara manual, banyaknya material banjir dan longsor menyulitkan pencarian korban hilang. Kerugian meteril akibat kejadian ini masih dalam pendataan lebih lanjut. Sementara belum ada laporan korban yang mengungsi secara mandiri ataupun terpusat," ujar Abdul Muhari.
Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, mengatakan bahwa BNPB terus memantau penanganan banjir dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nduga untuk prioritas menemukan korban hilang.
(zik)
Lihat Juga :