Kongres V Forkom BEM PTAI Tetapkan M. Mu’tasim Billah sebagai Presidium Nasional 2025-2027
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Selama empat hari pelaksanaan, Kongres V Forkom BEM/Dema PTAI menjadi ruang dialog dan konsolidasi nasional bagi mahasiswa PTAI untuk memperkuat gerakan intelektual, sosial, dan keagamaan. Rangkaian kegiatan meliputi seminar nasional, sarasehan kebangsaan, sidang pleno, serta pembahasan isu-isu strategis yang menyangkut masa depan pendidikan Islam dan arah gerakan mahasiswa Indonesia.
Baca juga: Kisah Prajurit Marinir Selamat dari Maut usai Ditolong Hantu Laut saat Terombang-ambing selama 3 Hari
Melalui musyawarah mufakat, M. Mu’tasim Billah terpilih sebagai Presidium Nasional yang baru. Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno terakhir yang dihadiri seluruh perwakilan wilayah dan kampus anggota Forkom BEM/Dema PTAI.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, M. Mu’tasim Billah menegaskan komitmennya untuk menjadikan Forkom BEM/Dema PTAI sebagai wadah kolaborasi dan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa Islam Indonesia.
“Kita harus terus menjaga marwah mahasiswa PTAI sebagai pelopor moderasi beragama dan penggerak perubahan sosial. Gerakan ini bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi pusat pengabdian intelektual bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Mu’tasim Billah juga menambahkan Forkom BEM/Dema PTAI akan diarahkan menjadi wadah konsolidasi ide dan aksi mahasiswa yang progresif, adaptif, serta responsif terhadap isu-isu nasional dan keumatan.
Baca juga: Kisah Prajurit Marinir Selamat dari Maut usai Ditolong Hantu Laut saat Terombang-ambing selama 3 Hari
Melalui musyawarah mufakat, M. Mu’tasim Billah terpilih sebagai Presidium Nasional yang baru. Keputusan tersebut disahkan dalam sidang pleno terakhir yang dihadiri seluruh perwakilan wilayah dan kampus anggota Forkom BEM/Dema PTAI.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, M. Mu’tasim Billah menegaskan komitmennya untuk menjadikan Forkom BEM/Dema PTAI sebagai wadah kolaborasi dan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa Islam Indonesia.
“Kita harus terus menjaga marwah mahasiswa PTAI sebagai pelopor moderasi beragama dan penggerak perubahan sosial. Gerakan ini bukan sekadar wadah aspirasi, tetapi pusat pengabdian intelektual bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Mu’tasim Billah juga menambahkan Forkom BEM/Dema PTAI akan diarahkan menjadi wadah konsolidasi ide dan aksi mahasiswa yang progresif, adaptif, serta responsif terhadap isu-isu nasional dan keumatan.
Lihat Juga :