Kapolda Metro Jaya Ungkap Banyak Anak Buahnya Dipecat Akibat Langgar Etik
Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:07 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengungkap masih banyak anggotanya yang tersandung kasus pelanggaran etik. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengungkap masih banyak anggotanya yang tersandung kasus pelanggaran etik. Dia baru saja menandatangani sederet surat sidang Komisi Kode Etik Kepolisian (KKEP) dan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap personel yang melanggar.
“Tadi pagi saya menandatangani banyak sekali entah itu surat perintah sidang KKEP ataupun PTDH, sedih saya lihatnya," ujar Asep di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Baca juga: 5 Oknum Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba Ditangani Propam Polda Metro Jaya
Dia mengingatkan seluruh jajaran untuk menghentikan segala bentuk penyimpangan yang mencoreng nama baik Korps Bhayangkara. Dia tak ingin lagi mendengar ada anggota yang berbuat negatif dan melukai hati masyarakat.
“Sudah cukup, tidak usah terjadi lagi hal-hal yang menyimpang, sudah cukup jangan lagi ada anggota yang berbuat negatif, yang menyakiti hati masyarakat, saya minta," katanya.
Asep menekankan Polri harus kembali pada jati dirinya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Dia meminta seluruh personel mengubah pola pikir dan mengedepankan pelayanan publik sebagaimana arahan Kapolri dan Wakapolri.
“Jadi kita menganggap masyarakat itu bukan musuh kita ya, masyarakat adalah keluarga kita saudara-saudara kita, adik-adik kita yang saat itu melaksanakan kegiatan unjuk rasa,” ujarnya.
Dia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Setiap panggilan dari warga harus dianggap sebagai sinyal bahwa seseorang sedang butuh bantuan aparat. “Ingat, masyarakat yang menghubungi kita adalah masyarakat yang sedang kesulitan," ucapnya.
“Tadi pagi saya menandatangani banyak sekali entah itu surat perintah sidang KKEP ataupun PTDH, sedih saya lihatnya," ujar Asep di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Baca juga: 5 Oknum Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba Ditangani Propam Polda Metro Jaya
Dia mengingatkan seluruh jajaran untuk menghentikan segala bentuk penyimpangan yang mencoreng nama baik Korps Bhayangkara. Dia tak ingin lagi mendengar ada anggota yang berbuat negatif dan melukai hati masyarakat.
“Sudah cukup, tidak usah terjadi lagi hal-hal yang menyimpang, sudah cukup jangan lagi ada anggota yang berbuat negatif, yang menyakiti hati masyarakat, saya minta," katanya.
Asep menekankan Polri harus kembali pada jati dirinya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Dia meminta seluruh personel mengubah pola pikir dan mengedepankan pelayanan publik sebagaimana arahan Kapolri dan Wakapolri.
“Jadi kita menganggap masyarakat itu bukan musuh kita ya, masyarakat adalah keluarga kita saudara-saudara kita, adik-adik kita yang saat itu melaksanakan kegiatan unjuk rasa,” ujarnya.
Dia juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Setiap panggilan dari warga harus dianggap sebagai sinyal bahwa seseorang sedang butuh bantuan aparat. “Ingat, masyarakat yang menghubungi kita adalah masyarakat yang sedang kesulitan," ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :