Kandidat Harus Patuhi Protokol Kesehatan, Ridwan : Segera Tandatangani Pakta Integritas

Senin, 14 September 2020 - 07:29 WIB
loading...
Kandidat Harus Patuhi...
Seluruh kandidat calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Serentak Sulsel tahun 2020, harus mematuhi protokol kesehatan (Protkes) dalam menjalankan semua tahapan pilkada. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Seluruh kandidat calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Serentak Sulsel tahun 2020 , harus mematuhi protokol kesehatan (Protkes) dalam menjalankan semua tahapan pilkada. Rencana penandatangan pakta integritas pun bakal dilakukan agar para kandidat dapat memegang komitmen mematuhi protkes tersebut. Baca : Gubernur Sulsel Minta Paslon Pilkada Patuh Protokol Kesehatan

Ketua Tim Konsultan Satuan Tugas COVID-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin mengatakan, rencana pakta integritas akan dilakukan dalam waktu dekat. KPU hingga Bawaslu dan unsur terkait yang terlibat dalam Pilkada akan diundang untuk itu, termasuk bersama organisasi profesi dalam hal IDI untuk ikut membantu mengawal pelakanaan protkes sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 .

"Kami akan melakukan pertemuan dengan KPU dan Bawaslu dan organisasi profesi IDI untuk mendapatkan komitmen melalui penandatangan integritas terkait dengan bagaimana pilakda ini secara aman. Jadi protokol kesehatan dilaksanakan secara baik," papar Ridwan.

Ia mengaku hal tersebut sebagai langkah penyebaran COVID-19 , mengingat Sulsel masih rawan virus. Indikatornya, angka positivity rate yang masih tinggi, berkisar di angka 12-16%. Sementara jika merujuk standar WHO, suatu wilayah dianggap terkendali jika angka postivity rate di bawah 5%. "Artinya kita masih butuh upaya ekstra tiga kali lebih besar lagi untuk menurunkan nilai positivity rate ini. Apa yang harus kami lakukan, pertama edukasi secara intensif," beber dia.

Selain itu semakin menggencarkan upaya tracing hingga testing kepada kontak erat atau orang yang punya riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19 . Untuk posisi testing di Sulsel, pun belum memenuhi standar atau berada di angka 0,86/1.000 penduduk. Sementara standar WHO mempersyaratkan 1/1.000 penduduk per minggu. Baca Juga : Klaster Baru COVID-19 di Pilkada Dinilai Berpotensi Terjadi

"Salah satu upaya terkendalinya COVID-19 adalah menaikkan testing. Karena COVID ini berakhir dan berawal kalau dengan gencar melakukan testing. Jadi itu sebenarnya kata kuncinya," tegas Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) ini.

Langkah testing secara masif ini juga sudah dilakukan dengan pengambilan sampel terhadap pegawai ASN lingkup Pemkot Makassar. Dengan menurunkan mobile PCR milik Pemprov Sulsel di beberapa kecamatan. Ini juga sekaligus upaya mencegah adanya klaster perkantoran.

"Untuk langkah berikutnya lagi meningkatkan testing lagi kepada seluruh ASN pada level provinsi. Ini untuk menurunkan angka positivity rate. Jadi sasarannya adalah meningkatkan testing dan itu sebagai upaya target nasional dan target WHO sendiri bagaimana meningkatkan testing," ucap Ridwan.

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulsel, Husni Thamrin menambahkan, kebijakan pembatasan perjalanan warga bukan tidak mungkin akan kembali diberlakukan sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19 . Khususnya perjalanan warga keluar masuk Kota Makassar sebagai episentrum utama.

"Sebenarnya kemarin sempat dilakukan pemerintah kota, dalam rangka perketatam keluar masuk Makassar. Kenapa dilakukan, karena Makassar ini sebagai episentrum," papar Husni.

Maka itu, dia tak menampik, kebijakan pergerakan atau perjalanan warga keluar-masuk Kota Makassar akan direkomendasikan kembali untuk diberlakukan. Apalagi peraturan wali kota (perwali) terkait ini sebelumnya sudah ada. Dimana syaratnya memberlakukan surat keterangan bebas COVID-19 bagi warga jika akan melintas masuk atau keluar Kota Makassar.

"Makanya kami merekomendasikan kembali bagaimana melakukan kembali perketatan keluar-masuk Makassar dalam rangka melandaikan kasus COVID-19 ," pungkasnya. Baca Lagi : Mulai Hari Ini, Langgar Protkes Didenda Rp100 Ribu Sampai Rp20 Juta
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
NasDem Siap Kawal Pemenangan...
NasDem Siap Kawal Pemenangan PSU Pilkada Siak
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Kreatif, TPS di Bogor...
Kreatif, TPS di Bogor Gelar Pesta Halloween untuk Tarik Minat Pemilih
Ahmad Luthfi Unggul...
Ahmad Luthfi Unggul di TPS Tempatnya Nyoblos, Raup 234 Suara
Bobby-Surya Kalah Telak...
Bobby-Surya Kalah Telak di TPS Edy Rahmayadi, Hanya Raih 65 Suara
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
KPU Apresiasi Putusan...
KPU Apresiasi Putusan MK Pisahkan Pelaksanaan Pemilu Nasional dan Lokal
Rekomendasi
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Belgia vs Mesir Imbang...
Belgia vs Mesir Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026, Mo Salah Moncer
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved