Mahasiswa Gelar Aksi Demo 1 Tahun Prabowo-Gibran, Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup
Senin, 20 Oktober 2025 - 15:09 WIB
loading...
Massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa memadati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Mereka menggelar aksi demo satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Foto: Danandaya Aria Putra
A
A
A
JAKARTA - Massa aksi dari berbagai elemen mahasiswa memadati Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Mereka menggelar aksi demo satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Massa aksi pertama yang datang merupakan mahasiswa gabungan dari Universitas Pamulang (Unpam), STAI Al Hikmah, STAI Sadra, PTIQ, Forsema PTKIS, dan Universitas Cendekia Abditama.
Baca juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Menko Polkam Djamari: Kondisi Politik dan Keamanan Sangat Kondusif
Mereka menuntut Presiden Prabowo mengevaluasi kinerjanya selama satu tahun ini. "Indonesia Gawat Darurat," tulis spanduk yang dibawa peserta aksi.
"Evaluasi 1 tahun Prabowo-Gibran," tulis spanduk lain. Tak lama kemudian, mahasiswa Universitas Jayabaya tiba pukul 14.20 WIB. Mereka langsung bergabung dengan peserta aksi lainnya.
Dengan membeludaknya massa, polisi menutup akses Jalan Medan Merdeka Selatan. Demo hari ini akan diikuti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Dalam aksi ini, BEM SI membawa sebanyak 17 tuntutan. Salah satu tuntutan yang dibawa yakni mendesak Presiden Prabowo mengevaluasi Menteri Kabinet Merah Putih yang bermasalah.
Massa aksi juga meminta pemerintah menolak seluruh pasal bermasalah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat, lingkungan, dan demokrasi. Kemudian, meningkatkan proses legislasi agar berjalan transparan dan partisipatif.
Massa aksi pertama yang datang merupakan mahasiswa gabungan dari Universitas Pamulang (Unpam), STAI Al Hikmah, STAI Sadra, PTIQ, Forsema PTKIS, dan Universitas Cendekia Abditama.
Baca juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Menko Polkam Djamari: Kondisi Politik dan Keamanan Sangat Kondusif
Mereka menuntut Presiden Prabowo mengevaluasi kinerjanya selama satu tahun ini. "Indonesia Gawat Darurat," tulis spanduk yang dibawa peserta aksi.
"Evaluasi 1 tahun Prabowo-Gibran," tulis spanduk lain. Tak lama kemudian, mahasiswa Universitas Jayabaya tiba pukul 14.20 WIB. Mereka langsung bergabung dengan peserta aksi lainnya.
Dengan membeludaknya massa, polisi menutup akses Jalan Medan Merdeka Selatan. Demo hari ini akan diikuti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Dalam aksi ini, BEM SI membawa sebanyak 17 tuntutan. Salah satu tuntutan yang dibawa yakni mendesak Presiden Prabowo mengevaluasi Menteri Kabinet Merah Putih yang bermasalah.
Massa aksi juga meminta pemerintah menolak seluruh pasal bermasalah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat, lingkungan, dan demokrasi. Kemudian, meningkatkan proses legislasi agar berjalan transparan dan partisipatif.
(jon)
Lihat Juga :