Persaudaraan Tani-Nelayan Apresiasi Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo
Minggu, 19 Oktober 2025 - 14:21 WIB
loading...
Ketua Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia, Tunjung Budi Utomo mengapresiasi langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berhasil mewujudkan kedaulatan dan swasembada pangan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia mengapresiasi langkah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai berhasil menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan kedaulatan dan swasembada pangan. Salah satunya berupa kebijakan menekan kran impor beras dan menjadikan Merauke sebagai sentra pangan nasional berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Langkah Presiden Prabowo memperkuat produksi dalam negeri dan menahan laju impor beras adalah sinyal kuat bahwa bangsa ini berani berdiri di atas kaki sendiri. Penetapan Merauke sebagai sentra pangan nasional menunjukkan arah pembangunan pangan yang berpihak pada kemandirian,” kata Ketua Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia, Tunjung Budi Utomo dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Baca juga: Jelang Setahun Pemerintahan, Ribuan Warga Jakarta Doakan Presiden Prabowo
Tunjung mengatakan, kebijakan pangan di era Prabowo bukan hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menyentuh dimensi strategis pertahanan nasional.
“Presiden menempatkan pangan sebagai kekuatan pertahanan. Negara yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri adalah negara yang berdaulat,” tegasnya.
Ia menilai sinergi lintas sektor yang kini dijalankan pemerintah mulai dari petani-nelayan, TNI, Polri, BUMN pangan hingga lembaga riset, semakin kuat dan terkoordinasi.
“Semoga pembangunan Food estate di Kalimantan Tengah, NTT, dan Merauke dapat memperkuat kedaulatan pangan nasional dan ditataran petani akses pupuk lebih mudah, mekanisasi meningkat, dan rantai distribusi makin lancar,” jelasnya.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi dan Pangan
Menurut Tunjung, stabilitas harga dan inflasi pangan yang tetap terjaga di tengah tekanan global menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam mengelola sektor pangan secara komprehensif.
“Kebijakan cadangan pangan strategis nasional berjalan efektif. Dampaknya langsung terasa di masyarakat, meskipun PR nya penegakan hukum bagi para kartel sembako jangan diberikan ruang para pemain ini,” katanya.
Ia juga menilai program Petani Sejahtera 2045 sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan dan regenerasi petani.
“Petani muda kini punya harapan baru. Dengan dukungan teknologi digital dan smart farming, pertanian menjadi profesi modern dan menjanjikan,” ujarnya.
Tunjung berharap pemerintah terus memperkuat basis produksi pangan di daerah agar swasembada tidak hanya menjadi slogan.
“Presiden Prabowo sudah menetapkan arah yang benar. Tinggal memperkuat konsistensi dan eksekusi di lapangan agar hasilnya semakin terasa,” tandasnya.
“Langkah Presiden Prabowo memperkuat produksi dalam negeri dan menahan laju impor beras adalah sinyal kuat bahwa bangsa ini berani berdiri di atas kaki sendiri. Penetapan Merauke sebagai sentra pangan nasional menunjukkan arah pembangunan pangan yang berpihak pada kemandirian,” kata Ketua Persaudaraan Tani-Nelayan Indonesia, Tunjung Budi Utomo dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).
Baca juga: Jelang Setahun Pemerintahan, Ribuan Warga Jakarta Doakan Presiden Prabowo
Tunjung mengatakan, kebijakan pangan di era Prabowo bukan hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menyentuh dimensi strategis pertahanan nasional.
“Presiden menempatkan pangan sebagai kekuatan pertahanan. Negara yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri adalah negara yang berdaulat,” tegasnya.
Ia menilai sinergi lintas sektor yang kini dijalankan pemerintah mulai dari petani-nelayan, TNI, Polri, BUMN pangan hingga lembaga riset, semakin kuat dan terkoordinasi.
“Semoga pembangunan Food estate di Kalimantan Tengah, NTT, dan Merauke dapat memperkuat kedaulatan pangan nasional dan ditataran petani akses pupuk lebih mudah, mekanisasi meningkat, dan rantai distribusi makin lancar,” jelasnya.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Mampu Jaga Stabilitas Ekonomi dan Pangan
Menurut Tunjung, stabilitas harga dan inflasi pangan yang tetap terjaga di tengah tekanan global menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam mengelola sektor pangan secara komprehensif.
“Kebijakan cadangan pangan strategis nasional berjalan efektif. Dampaknya langsung terasa di masyarakat, meskipun PR nya penegakan hukum bagi para kartel sembako jangan diberikan ruang para pemain ini,” katanya.
Ia juga menilai program Petani Sejahtera 2045 sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan dan regenerasi petani.
“Petani muda kini punya harapan baru. Dengan dukungan teknologi digital dan smart farming, pertanian menjadi profesi modern dan menjanjikan,” ujarnya.
Tunjung berharap pemerintah terus memperkuat basis produksi pangan di daerah agar swasembada tidak hanya menjadi slogan.
“Presiden Prabowo sudah menetapkan arah yang benar. Tinggal memperkuat konsistensi dan eksekusi di lapangan agar hasilnya semakin terasa,” tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :