Anak Muda Jakarta Didorong Lestarikan Budaya Betawi di Tengah Arus Globalisasi
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 07:34 WIB
loading...
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu mengunjungi RW 07 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2025). Dia mendorong anak muda Jakarta terus melestarikan budaya Betawi. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Anak muda Jakarta didorong melestarikan budaya Betawi di tengah derasnya arus globalisasi. Pembangunan Jakarta yang sedemikian pesat menuju kota global tidak boleh mengikis jati diri kebudayaan Betawi.
“Jakarta sedang bergerak menjadi kota global, tetapi kota besar tanpa akar budaya akan kehilangan rohnya. Budaya Betawi adalah jiwa dari Jakarta dan tugas kita bersama memastikan jati diri ini tidak hilang di tengah arus globalisasi,” ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu di RW 07 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Kenang Ulama Betawi KH Bunyamin, Pemuda Jakbar: Teladan Bagi Anak Muda
Dia mendorong anak muda Jakarta terlibat aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Betawi. Regenerasi pelaku budaya harus disiapkan sejak dini agar nilai-nilai Betawi tidak hanya dikenal, tetapi juga hidup di generasi baru.
“Anak muda Jakarta harus bangga menjadi pewaris budaya Betawi. Pemerintah juga harus mendukung dengan menyediakan infrastruktur, bantuan dana, kegiatan budaya, hingga kompetisi yang bisa menumbuhkan minat generasi muda,” kata politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Kevin Wu telah memprakarsai pembentukan Sanggar Budaya Betawi di Grogol Petamburan yang menjadi wadah bagi warga dan pemuda untuk belajar, berlatih, dan menampilkan kesenian Betawi.
Dia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Saya ingin setiap kecamatan di Jakarta punya sanggar Betawi yang aktif dan hidup. Dengan begitu, pelestarian budaya tidak hanya menjadi slogan, tapi benar-benar menjadi gerakan,” ucapnya.
Dia juga menyinggung kota global yang hebat bukan hanya yang tinggi gedungnya, tapi juga kokoh akar budayanya. “Betawi adalah akar yang membuat Jakarta tetap punya jiwa,” katanya.
Kevin mengajak seluruh warga Jakarta bersama-sama menjadikan pelestarian budaya Betawi sebagai gerakan kolektif. “Mari kita jadikan budaya Betawi bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi sumber inspirasi untuk masa depan Jakarta yang berkarakter dan berdaya saing global,” ujarnya.
“Jakarta sedang bergerak menjadi kota global, tetapi kota besar tanpa akar budaya akan kehilangan rohnya. Budaya Betawi adalah jiwa dari Jakarta dan tugas kita bersama memastikan jati diri ini tidak hilang di tengah arus globalisasi,” ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu di RW 07 Kelurahan Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Kenang Ulama Betawi KH Bunyamin, Pemuda Jakbar: Teladan Bagi Anak Muda
Dia mendorong anak muda Jakarta terlibat aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya Betawi. Regenerasi pelaku budaya harus disiapkan sejak dini agar nilai-nilai Betawi tidak hanya dikenal, tetapi juga hidup di generasi baru.
“Anak muda Jakarta harus bangga menjadi pewaris budaya Betawi. Pemerintah juga harus mendukung dengan menyediakan infrastruktur, bantuan dana, kegiatan budaya, hingga kompetisi yang bisa menumbuhkan minat generasi muda,” kata politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Kevin Wu telah memprakarsai pembentukan Sanggar Budaya Betawi di Grogol Petamburan yang menjadi wadah bagi warga dan pemuda untuk belajar, berlatih, dan menampilkan kesenian Betawi.
Dia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Saya ingin setiap kecamatan di Jakarta punya sanggar Betawi yang aktif dan hidup. Dengan begitu, pelestarian budaya tidak hanya menjadi slogan, tapi benar-benar menjadi gerakan,” ucapnya.
Dia juga menyinggung kota global yang hebat bukan hanya yang tinggi gedungnya, tapi juga kokoh akar budayanya. “Betawi adalah akar yang membuat Jakarta tetap punya jiwa,” katanya.
Kevin mengajak seluruh warga Jakarta bersama-sama menjadikan pelestarian budaya Betawi sebagai gerakan kolektif. “Mari kita jadikan budaya Betawi bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi sumber inspirasi untuk masa depan Jakarta yang berkarakter dan berdaya saing global,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :