MUI Rekomendasikan Tutup Permanen In loung Pub & Karaoke
Minggu, 13 September 2020 - 22:39 WIB
loading...
In loung Pub & karaoke erada di Jalan Bali, Kartoharjo Kota Madiun. FOTO : iNews.tv/Arif Wahyu Efendi
A
A
A
MADIUN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun merekomendasikan penutupan permanen tempat hiburan malam In loung Pub & karaoke yang berada di Jalan Bali, Kartoharjo Kota Madiun.
Hal itu disampaikan secara lisan oleh Ketua MUI Kota Madiun, KH Sutoyo, usai penggrebegkan yang dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Jatim pada Rabu malam lalu (09/09/2020).
Dilansir dari tribratanewspoldajatim.com, polisi menemukan pemandu lagu dan tamu sedang berhubungan badan di kamar mandi room saat penggerebekan tempat karaoke tersebut.
Polisi juga menyita uang Rp1,9 juta, uang tips pemandu lagu, bill dari kasir, kondom bekas, kondom belum terpakai, celana dalam cowok, dan celana dalam cewek.
Ketua MUI Kota Madiun, KH Sutoyo mengaku kaget saat mengetahui adanya perbuatan mesum di tempat hiburan malam tersebut. Apalagi di era pandemi seperti sekarang ini di mana masyarakat banyak prihatin dan ketat menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu pihaknya tidak segan-segan merekomendasikan penutupan In loung secara permanen.
"Jadi saat ini sedang Pandemi. Tempat tempat ibadah, masjid, gereja, dan lainnya, semua berdoa agar corona segera hilang. Protokol kesehatanyapun ketat. Kok ada perbuatan mesum di In loung, itu kan menodai keprihatinan warga kota Madiun. Tutup saja permanen," tegas KH Sutoyo, Minggu (13/09/2020)
Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, mengaku belum mendapat laporan terkait penggrebegkan oleh Polda Jatim tersebut. Saat dikonfirmasi melalui telepon, orang nomor satu di Pemkot Madiun itu mengaku belum mendapat laporan.
Hal itu disampaikan secara lisan oleh Ketua MUI Kota Madiun, KH Sutoyo, usai penggrebegkan yang dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Jatim pada Rabu malam lalu (09/09/2020).
Dilansir dari tribratanewspoldajatim.com, polisi menemukan pemandu lagu dan tamu sedang berhubungan badan di kamar mandi room saat penggerebekan tempat karaoke tersebut.
Polisi juga menyita uang Rp1,9 juta, uang tips pemandu lagu, bill dari kasir, kondom bekas, kondom belum terpakai, celana dalam cowok, dan celana dalam cewek.
Ketua MUI Kota Madiun, KH Sutoyo mengaku kaget saat mengetahui adanya perbuatan mesum di tempat hiburan malam tersebut. Apalagi di era pandemi seperti sekarang ini di mana masyarakat banyak prihatin dan ketat menerapkan protokol kesehatan. Untuk itu pihaknya tidak segan-segan merekomendasikan penutupan In loung secara permanen.
"Jadi saat ini sedang Pandemi. Tempat tempat ibadah, masjid, gereja, dan lainnya, semua berdoa agar corona segera hilang. Protokol kesehatanyapun ketat. Kok ada perbuatan mesum di In loung, itu kan menodai keprihatinan warga kota Madiun. Tutup saja permanen," tegas KH Sutoyo, Minggu (13/09/2020)
Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, mengaku belum mendapat laporan terkait penggrebegkan oleh Polda Jatim tersebut. Saat dikonfirmasi melalui telepon, orang nomor satu di Pemkot Madiun itu mengaku belum mendapat laporan.
Lihat Juga :