LAN Luncurkan Akademi Pengentasan Kemiskinan untuk Atasi Penduduk Miskin di Indramayu
Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Secara nasional ekosistem pengentasan kemiskinan dapat dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan BP Taskin untuk penyelarasan dengan program prioritas nasional dan dalam wilayah provinsi dapat dikoordinasikan oleh BPSDM bersama dengan perangkat daerah terkait yang diselaraskan dengan program prioritas daerah.
Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja dan Pengembangan Kompetensi SDMA, Kementerian PAN RB menjelaskan pembangunan SDM aparatur menjadi prioritas utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, namun tantangannya meliputi kualitas ASN yang belum merata.
Pengembangan kompetensi ASN merupakan fondasi utama dalam pembangunan ASN yang profesional, oleh karena itu, Program Akademi Pengentasan Kemiskinan ini merupakan suatu perwujudan di mana ASN dapat mendengar apa yang menjadi harapan masyarakat.
”Pelaksanaan Akademi Pengentasan Kemiskinan yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan merupakan salah satu perwujudan kompetensi ASN sebagai pelaksana kebijakan dan pelaksana pelayanan publik yang senantiasa harus berkolaborasi baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, maupun NGO lainnya. Melalui Akademi Percepatan Pengentasan Kemiskinan diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dan pada akhirnya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam launching Akademi Pengentasan Kemiskinan lokus Indramayu, Tenaga Ahli Utama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Brigjen (Purn) Sondi Siswanto; Deputi Transformasi Pembelajaran ASN LAN Erna Irawati; Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman; Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja dan pengembangan Kompetensi SDMA Damayani Tyastiant; Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran LAN Elly Fatimah, dan Analis Kebijakan Ahli Madya Kemensos Luluk Sugianto.
Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja dan Pengembangan Kompetensi SDMA, Kementerian PAN RB menjelaskan pembangunan SDM aparatur menjadi prioritas utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, namun tantangannya meliputi kualitas ASN yang belum merata.
Pengembangan kompetensi ASN merupakan fondasi utama dalam pembangunan ASN yang profesional, oleh karena itu, Program Akademi Pengentasan Kemiskinan ini merupakan suatu perwujudan di mana ASN dapat mendengar apa yang menjadi harapan masyarakat.
”Pelaksanaan Akademi Pengentasan Kemiskinan yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan merupakan salah satu perwujudan kompetensi ASN sebagai pelaksana kebijakan dan pelaksana pelayanan publik yang senantiasa harus berkolaborasi baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, maupun NGO lainnya. Melalui Akademi Percepatan Pengentasan Kemiskinan diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dan pada akhirnya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Hadir dalam launching Akademi Pengentasan Kemiskinan lokus Indramayu, Tenaga Ahli Utama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Brigjen (Purn) Sondi Siswanto; Deputi Transformasi Pembelajaran ASN LAN Erna Irawati; Sekda Kabupaten Indramayu, Aep Surahman; Asisten Deputi Penguatan Budaya Kerja dan pengembangan Kompetensi SDMA Damayani Tyastiant; Direktur Teknologi dan Digitalisasi Pembelajaran LAN Elly Fatimah, dan Analis Kebijakan Ahli Madya Kemensos Luluk Sugianto.
(cip)
Lihat Juga :