Ben Brahim: Saya Tidak Tanggung-Tanggung, yang Kami Bela Tanah Adat
Minggu, 13 September 2020 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
Ben Brahim pun menceritakan bahwa ia sudah membuktikan mampu menyelasaikan permasalahan tanah adat di Kabupaten Kapuas dalam 3 tahun pertama di periode pertamanya sebagai Bupati Kabupaten Kapuas.
"Masyarakat selalu bersengketa dengan para investor, tiga tahun pertama, periode pertama, saya menyelesaikan perselisihan antara masyarakat adat dengan perusahaan," tutur Ben Brahim.
Ben Brahim kembali menceritakan, bahwa siang malam ia terus berkutat dengan permasalahan tanah adat dan akhirnya bisa menyelesaikannya dengan penuh sukacita. (Baca: Ribuan Milenial Kumpul, Dukung Ben-Ujang Lakukan Perubahan di Kalteng).
"Bayangkan bapak ibu, 3 tahun masyarakat berjubel, bisa 50 orang (dalam) 1 hari datang, siang malam, hanya menuntut yaitu tanahku kena gusur, tanahku kena gusur, nah ini kita selesaikan," ucap Ben Brahim.
Ben Brahim menegaskan bahwa ia sudah membuktikan keberpihakannya kepada masyarakat adat dan tanah adat. "Kami berbicara dengan bukti, nyata yang telah kami lakukan," kata Ben Brahim.
"Masyarakat selalu bersengketa dengan para investor, tiga tahun pertama, periode pertama, saya menyelesaikan perselisihan antara masyarakat adat dengan perusahaan," tutur Ben Brahim.
Ben Brahim kembali menceritakan, bahwa siang malam ia terus berkutat dengan permasalahan tanah adat dan akhirnya bisa menyelesaikannya dengan penuh sukacita. (Baca: Ribuan Milenial Kumpul, Dukung Ben-Ujang Lakukan Perubahan di Kalteng).
"Bayangkan bapak ibu, 3 tahun masyarakat berjubel, bisa 50 orang (dalam) 1 hari datang, siang malam, hanya menuntut yaitu tanahku kena gusur, tanahku kena gusur, nah ini kita selesaikan," ucap Ben Brahim.
Ben Brahim menegaskan bahwa ia sudah membuktikan keberpihakannya kepada masyarakat adat dan tanah adat. "Kami berbicara dengan bukti, nyata yang telah kami lakukan," kata Ben Brahim.
(nag)
Lihat Juga :