LAN Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui Akademi Pengentasan Kemiskinan di Probolinggo
Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan peluncuran Akademi Pengentasan Kemiskinan ini, diharapkan tercipta model pembelajaran yang mampu memperkuat kapasitas ASN dan mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat”, ujarnya.
Sementara itu, Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada LAN yang telah memilih Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu daerah dari Akademi Pengentasan Kemiskinan, ini merupakan era baru bagi Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan kesempatan pengembangan kapasitas para ASN dalam rangka pengentasan kemiskinan. saat itu ada sekitar 198 ribu masyarakat miskin dan miskin ekstrim yang membutuhkan pemberdayaan dari pemerintah setempat untuk keluar dari kemiskinan.
Terkait hal tersebut, Kepala BPSDM Jawa Timur, Ramliyanto mendukung penuh akademi pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan Jawa tim Corporate University, sebagaimana amanat Presiden, ASN memiliki tanggung jawab dalam mensukseskan program pengentasan kemiskinan, oleh karena itu kami siap untuk melatih para ASN untuk mengembangkan kapasitasnya dalam berbagai bidang terkait pemberdayaan masyarakat.
Akademi Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 200 lebih peserta dengan kelompok sasaran berasal dari instansi pemerintah daerah yaitu ASN, kepala desa, camat dan unsur aparatur daerah, selain itu pelibatan masyarakat miskin, perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan dengan membekali pengetahuan dan keterampilan kerja yang relevan dalam suatu komunitas produktif yang inklusif. Selain kedua kelompok sasaran tersebut juga melibatkan BumDes dan pihak swasta. Dengan kolaborasi tersebut diharapkan upaya pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan Launching ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN, Dr.Tr. Erna Irawaty, M.Pol.Adm dan Direktur Sistem Pembelajaran Terintegrasi, Siti Zakiyah,S.Si., M.S.E., MA serta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Probolinggo.
Sementara itu, Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada LAN yang telah memilih Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu daerah dari Akademi Pengentasan Kemiskinan, ini merupakan era baru bagi Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan kesempatan pengembangan kapasitas para ASN dalam rangka pengentasan kemiskinan. saat itu ada sekitar 198 ribu masyarakat miskin dan miskin ekstrim yang membutuhkan pemberdayaan dari pemerintah setempat untuk keluar dari kemiskinan.
Terkait hal tersebut, Kepala BPSDM Jawa Timur, Ramliyanto mendukung penuh akademi pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan Jawa tim Corporate University, sebagaimana amanat Presiden, ASN memiliki tanggung jawab dalam mensukseskan program pengentasan kemiskinan, oleh karena itu kami siap untuk melatih para ASN untuk mengembangkan kapasitasnya dalam berbagai bidang terkait pemberdayaan masyarakat.
Akademi Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 200 lebih peserta dengan kelompok sasaran berasal dari instansi pemerintah daerah yaitu ASN, kepala desa, camat dan unsur aparatur daerah, selain itu pelibatan masyarakat miskin, perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan dengan membekali pengetahuan dan keterampilan kerja yang relevan dalam suatu komunitas produktif yang inklusif. Selain kedua kelompok sasaran tersebut juga melibatkan BumDes dan pihak swasta. Dengan kolaborasi tersebut diharapkan upaya pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak yang luas bagi masyarakat.
Kegiatan Launching ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN, Dr.Tr. Erna Irawaty, M.Pol.Adm dan Direktur Sistem Pembelajaran Terintegrasi, Siti Zakiyah,S.Si., M.S.E., MA serta seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Probolinggo.
(unt)
Lihat Juga :