Pecah Rekor, Polres Meranti Bongkar Jaringan Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri

Kamis, 09 Oktober 2025 - 17:38 WIB
loading...
Pecah Rekor, Polres...
Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti kembali mencatat prestasi gemilang dalam perang melawan narkoba. Aparat menyita 30.713,7 gram sabu, 24.302,4 gram Happy Water, serta 1.034 bungkus catridge liquid. Foto: Ist
A A A
KEPULAUAN MERANTI - Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti kembali mencatat prestasi gemilang dalam perang melawan narkoba . Dalam jumpa pers yang digelar di Polres Kepulauan Meranti, Kamis (9/10/2025), jajaran kepolisian memamerkan hasil pengungkapan besar terhadap jaringan narkotika internasional yang beroperasi lintas negara.

Dari hasil operasi tersebut, aparat menyita barang bukti berupa 30.713,7 gram sabu, 24.302,4 gram Happy Water merek Lamborghini, serta 1.034 bungkus catridge liquid mengandung narkotika berbagai merek.

Dalam pengungkapan kali ini, polisi menangkap 4 pelaku yakni N (24), Y (19), J (20), dan TS (35), yang memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.

Baca juga: Polda Riau Gandeng Polisi Malaysia Kerjasama Memberantas Narkoba

Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo mengatakan, keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti kerja keras dan sinergi kuat antara Polri dan seluruh elemen yang terlibat dalam pemberantasan narkotika.

“Ini pesan tegas bahwa tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Riau. Kami akan tindak tegas dan tuntas siapa pun yang mencoba merusak masa depan generasi muda,” tegas Jossy.

Ancaman narkoba kini semakin kompleks dan memerlukan kolaborasi lintas instansi serta kewaspadaan masyarakat. Karena itu, Polda Riau mengajak seluruh pihak baik pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, maupun masyarakat luas untuk bersama memerangi peredaran narkoba.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menyampaikan keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama erat antarunit dan dukungan masyarakat dalam memberikan informasi akurat. Pengungkapan ini membuktikan bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat hukum sangat menentukan.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu baik dalam penyelidikan maupun dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ucapnya.

Jaringan ini diduga kuat terhubung dengan sindikat narkoba lintas negara yang memanfaatkan jalur laut di perbatasan Riau-Malaysia.

Dalam kesempatan sama, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau Brigjen Pol Christ Reinhard Pusung mengapresiasi kerja keras jajaran kepolisian yang telah mengungkap kasus terbesar sepanjang sejarah berdirinya Polres Kepulauan Meranti.

“Ini adalah pengungkapan terbesar yang pernah terjadi di wilayah Kepulauan Meranti. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Riau dan Polres Meranti atas kerja keras, profesionalitas, dan sinergi luar biasa dalam pemberantasan narkotika,” ujarnya.

Dia mengingatkan bahwa modus peredaran narkoba kini berkembang dengan gaya baru menggunakan liquid vape dan minuman cair berlabel Happy Water yang dikemas menyerupai produk legal.

Happy Water bukan air minum biasa, tetapi cairan yang mengandung zat psikotropika berbahaya yang memberikan efek euforia dan adiksi. Begitu pula dengan catridge-catridge vape bermerek menarik bukan rokok elektrik biasa, tapi alat penyamaran narkotika modern.

Christ mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap produk-produk vape dan liquid tanpa izin edar yang beredar bebas, karena sulit dibedakan dari produk legal.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Rekomendasi
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved