Polda Riau Gandeng Polisi Malaysia Kerjasama Memberantas Narkoba
Selasa, 16 Mei 2023 - 19:58 WIB
loading...
Polda Riau melakukan kerjasama dengan Polis Kontijen Melaka, Malaysia untuk bersama memberantas narkoba. (Ist)
A
A
A
PEKANBARU - Polda Riau melakukan kerjasama dengan Polis Kontijen Melaka, Malaysia untuk bersama memberantas narkoba. Pasalnya, narkoba sangat berbahaya untuk generasi penerus bangsa.
Seperti diketahui dalam setahun terakhir, Polda Riau berhasil mengagalkan kurang lebih 1.000 Kg sabu dan ratusan ribu ekstasi. Selat Malaka jadi salah satu pintu masuk para pelaku kejahatan narkoba. Jadi polisi dua negara ini sepakat tak ingin generasi penerus bangsa rusak akibat narkoba.
"Dengan kerjasama ini, saya yakin Polda Riau akan semakin maksimal dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba, penyelundupan barang-barang ilegal dan perdagangan orang di Selat Malaka," ujar Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal Selasa (16/5/2023).
Iqbal menjelaskan, khusus pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), sejalan dengan komitmen para pemimpin negara ASEAN ke 42 di Labuan Bajo yang berlangsung 6-11 Mei 2023 lalu.
"Beberapa waktu lalu kita telah menggagalkan perdagangan orang di Bengkalis. Ada 2 orang yang jadi tersangka, kita akan terus menjaga keamanan dan ketertiban di daratan dan lautan Provinsi Riau," tegas Iqbal.
Seperti diketahui dalam setahun terakhir, Polda Riau berhasil mengagalkan kurang lebih 1.000 Kg sabu dan ratusan ribu ekstasi. Selat Malaka jadi salah satu pintu masuk para pelaku kejahatan narkoba. Jadi polisi dua negara ini sepakat tak ingin generasi penerus bangsa rusak akibat narkoba.
"Dengan kerjasama ini, saya yakin Polda Riau akan semakin maksimal dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba, penyelundupan barang-barang ilegal dan perdagangan orang di Selat Malaka," ujar Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal Selasa (16/5/2023).
Iqbal menjelaskan, khusus pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), sejalan dengan komitmen para pemimpin negara ASEAN ke 42 di Labuan Bajo yang berlangsung 6-11 Mei 2023 lalu.
"Beberapa waktu lalu kita telah menggagalkan perdagangan orang di Bengkalis. Ada 2 orang yang jadi tersangka, kita akan terus menjaga keamanan dan ketertiban di daratan dan lautan Provinsi Riau," tegas Iqbal.
Lihat Juga :