Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Ledakan Gedung Farmasi, 9 Orang Diperiksa
Kamis, 09 Oktober 2025 - 10:11 WIB
loading...
Puslabfor Polri masih mengusut terkait ledakan yang terjadi Gedung Nucleus Farmasi, di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Foto/SindoNews
A
A
A
TANGSEL - Puslabfor Polri masih mengusut terkait ledakan yang terjadi Gedung Nucleus Farmasi, di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Gedung Farmasi tersebut meledak pada Rabu malam, 8 Oktober 2025.
“Untuk penyebab terjadinya ledakan kami akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bersama Puslabfor Bareskrim Polri,” kata Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang Kamis (9/10/2025).
Victor menjelaskan, ledakan itu terjadi pada pukul 20.30 WIB. Menerima adanya informasi kejadian itu, pihak kepolisian segera menuju ke lokasi. "Kami mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), kemudian mengamankan parameter sekitar TKP memastikan bahwa di sekitar TKP steril," ujar dia.
Baca juga: Ledakan Terjadi di Pondok Aren, Tembok Gedung Nucleus Hancur
Setelah dilakukan pengamanan, tim penjinak bom (jibom) Gegana Polda Metro Jaya juga melakukan penyisiran di lokasi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya bom maupun residu bahan peledak di lokasi.
"Kami juga segera menghubungi Jibom Gegana Polda Metro Jaya untuk turun melakukan pemeriksaan, sterilisasi terhadap TKP. Hasilnya setelah kita melakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap TKP ini puji tuhan alhamdulillah tidak ditemukan bom atau residu bahan peledak di TKP," ungkapnya.
Baca juga: Polisi Tidak Temukan Bom di Gedung Farmasi Tangsel yang Meledak
Viktor menambahkan, sejauh ini, sebanyak sembilan orang saksi telah diperiksa. “Sampai saat ini sudah ada sembilan orang kurang lebih saksi-saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara intensif baik di Polsek maupun Polres. Sementara kami dalami, baik dari karyawan dan pemilik perusahaan sementara kami lakukan pemeriksaan secara intensif," sambung dia.
“Untuk penyebab terjadinya ledakan kami akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bersama Puslabfor Bareskrim Polri,” kata Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang Kamis (9/10/2025).
Victor menjelaskan, ledakan itu terjadi pada pukul 20.30 WIB. Menerima adanya informasi kejadian itu, pihak kepolisian segera menuju ke lokasi. "Kami mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), kemudian mengamankan parameter sekitar TKP memastikan bahwa di sekitar TKP steril," ujar dia.
Baca juga: Ledakan Terjadi di Pondok Aren, Tembok Gedung Nucleus Hancur
Setelah dilakukan pengamanan, tim penjinak bom (jibom) Gegana Polda Metro Jaya juga melakukan penyisiran di lokasi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya bom maupun residu bahan peledak di lokasi.
"Kami juga segera menghubungi Jibom Gegana Polda Metro Jaya untuk turun melakukan pemeriksaan, sterilisasi terhadap TKP. Hasilnya setelah kita melakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap TKP ini puji tuhan alhamdulillah tidak ditemukan bom atau residu bahan peledak di TKP," ungkapnya.
Baca juga: Polisi Tidak Temukan Bom di Gedung Farmasi Tangsel yang Meledak
Viktor menambahkan, sejauh ini, sebanyak sembilan orang saksi telah diperiksa. “Sampai saat ini sudah ada sembilan orang kurang lebih saksi-saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara intensif baik di Polsek maupun Polres. Sementara kami dalami, baik dari karyawan dan pemilik perusahaan sementara kami lakukan pemeriksaan secara intensif," sambung dia.
(cip)
Lihat Juga :