Pengurus HIPMI Jaya BPC Jakarta Selatan Periode 2025-2028 Resmi Dilantik
Senin, 06 Oktober 2025 - 07:15 WIB
loading...
Pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Selatan periode 2025-2028 resmi dilantik. Foto/istiemewa
A
A
A
JAKARTA - Pengurus BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Selatan periode 2025-2028 resmi dilantik. Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan HIPMI Jaya BPC Jakarta Selatan dalam memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia Rakernas Halvin Akbar menekankan bahwa keberagaman di tubuh HIPMI harus dilihat sebagai kekuatan. “Perbedaan bukan hambatan, namun jembatan untuk HIPMI Jaya Jakarta Selatan bersinergi,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Jaya Jakarta Selatan yang baru dilantik, Dzaki Adinda Husna memaparkan visi yang akan menjadi arah organisasi ke depan. Dalam kepemimpinannya, ada tiga nilai utama yang diusung yakni, harmonis, kebermanfaatan, dan inklusif. Dzaki menekankan HIPMI tidak boleh berhenti pada simbol pelantikan, melainkan harus segera bergerak menghadirkan program konkret.
Baca juga: HIPMI Jaya Apresiasi Pramono Gratiskan Sewa Kios Blok M
Beberapa inisiatif andalan yang akan digulirkan antara lain creative circle, sebuah ekosistem yang mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Selatan. Kemudian Miners 101 yang merupakan bentuk inisiasi jembatan antara industri pertambangan dengan sektor-sektor lainnya, dan Made in Jaksel sebagai konsorsium penyatu produk-produk karya wirausaha di daerah Jakarta selatan, serta Jakprenship, wadah lintas industri untuk berbagi peluang usaha.
Selain itu, Dzaki juga mengungkapkan rencana kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membuka ruang penyerapan tenaga kerja, termasuk bagi penyandang disabilitas. “Pelantikan ini hanya awal. Kita tidak bisa hanya meminta manfaat. Justru kita harus lebih dulu memberi manfaat kepada masyarakat, baru kita pantas menerima hasilnya,” ujar Dzaki.
Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menyoroti persoalan mendesak yang dihadapi wilayah Jakarta Selatan. Tercatat, ada lebih dari 80.000 pengangguran yang membutuhkan solusi nyata. Ryan menambahkan, perputaran uang di tingkat kabupaten dan kota bisa mencapai Rp400 miliar per bulan, yang seharusnya dapat dimaksimalkan untuk menggerakkan roda ekonomi.
Baca juga: Lantik Jajaran Resmi, Pengusaha Muda Dukung Visi Besar Jaya Peduli
“HIPMI harus hadir untuk membantu usaha kelas menengah yang tengah tertekan dan menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, turut memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru. Himawan mendorong BPC Jaksel untuk menciptakan program-program yang inovatif dan berdampak nyata.
“Program HIPMI bukan hanya menguntungkan anggota, tetapi juga harus memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Saya harap semua BPC dapat melahirkan program yang berdampak,” ucapnya.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, pertumbuhan UMKM nasional yang saat ini berada pada kisaran 3,07–3,08%, dengan target ambisius mencapai 7% pada 2029.
Maman menekankan pentingnya membangun kepercayaan dengan institusi keuangan, memanfaatkan jejaring HIPMI untuk memperluas akses pendanaan, serta meneguhkan peran pengusaha muda sebagai pencipta lapangan kerja.
“Keberhasilan seseorang terbukti ketika ia mampu meninggalkan legacy yang bermanfaat bagi generasi berikutnya. Saya berharap Dzaki bukan hanya menjadi ketua untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk seluruh anggota BPC HIPMI Jaya Jakarta Selatan,” ungkapnya.
Maman juga menyampaikan pemerintah sedang menyiapkan affirmative action berupa regulasi yang berpihak pada pengusaha muda, khususnya dalam akses pembiayaan, pendanaan, dan pelatihan. “Silakan tunggu perkembangan lebih lanjut. Yang jelas, pemerintah mendukung penuh HIPMI untuk tumbuh di semua lini usaha,” tambahnya.
Ketua Panitia Rakernas Halvin Akbar menekankan bahwa keberagaman di tubuh HIPMI harus dilihat sebagai kekuatan. “Perbedaan bukan hambatan, namun jembatan untuk HIPMI Jaya Jakarta Selatan bersinergi,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Jaya Jakarta Selatan yang baru dilantik, Dzaki Adinda Husna memaparkan visi yang akan menjadi arah organisasi ke depan. Dalam kepemimpinannya, ada tiga nilai utama yang diusung yakni, harmonis, kebermanfaatan, dan inklusif. Dzaki menekankan HIPMI tidak boleh berhenti pada simbol pelantikan, melainkan harus segera bergerak menghadirkan program konkret.
Baca juga: HIPMI Jaya Apresiasi Pramono Gratiskan Sewa Kios Blok M
Beberapa inisiatif andalan yang akan digulirkan antara lain creative circle, sebuah ekosistem yang mempertemukan para pelaku ekonomi kreatif di Jakarta Selatan. Kemudian Miners 101 yang merupakan bentuk inisiasi jembatan antara industri pertambangan dengan sektor-sektor lainnya, dan Made in Jaksel sebagai konsorsium penyatu produk-produk karya wirausaha di daerah Jakarta selatan, serta Jakprenship, wadah lintas industri untuk berbagi peluang usaha.
Selain itu, Dzaki juga mengungkapkan rencana kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membuka ruang penyerapan tenaga kerja, termasuk bagi penyandang disabilitas. “Pelantikan ini hanya awal. Kita tidak bisa hanya meminta manfaat. Justru kita harus lebih dulu memberi manfaat kepada masyarakat, baru kita pantas menerima hasilnya,” ujar Dzaki.
Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menyoroti persoalan mendesak yang dihadapi wilayah Jakarta Selatan. Tercatat, ada lebih dari 80.000 pengangguran yang membutuhkan solusi nyata. Ryan menambahkan, perputaran uang di tingkat kabupaten dan kota bisa mencapai Rp400 miliar per bulan, yang seharusnya dapat dimaksimalkan untuk menggerakkan roda ekonomi.
Baca juga: Lantik Jajaran Resmi, Pengusaha Muda Dukung Visi Besar Jaya Peduli
“HIPMI harus hadir untuk membantu usaha kelas menengah yang tengah tertekan dan menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, turut memberikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru. Himawan mendorong BPC Jaksel untuk menciptakan program-program yang inovatif dan berdampak nyata.
“Program HIPMI bukan hanya menguntungkan anggota, tetapi juga harus memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Saya harap semua BPC dapat melahirkan program yang berdampak,” ucapnya.
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan, pertumbuhan UMKM nasional yang saat ini berada pada kisaran 3,07–3,08%, dengan target ambisius mencapai 7% pada 2029.
Maman menekankan pentingnya membangun kepercayaan dengan institusi keuangan, memanfaatkan jejaring HIPMI untuk memperluas akses pendanaan, serta meneguhkan peran pengusaha muda sebagai pencipta lapangan kerja.
“Keberhasilan seseorang terbukti ketika ia mampu meninggalkan legacy yang bermanfaat bagi generasi berikutnya. Saya berharap Dzaki bukan hanya menjadi ketua untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk seluruh anggota BPC HIPMI Jaya Jakarta Selatan,” ungkapnya.
Maman juga menyampaikan pemerintah sedang menyiapkan affirmative action berupa regulasi yang berpihak pada pengusaha muda, khususnya dalam akses pembiayaan, pendanaan, dan pelatihan. “Silakan tunggu perkembangan lebih lanjut. Yang jelas, pemerintah mendukung penuh HIPMI untuk tumbuh di semua lini usaha,” tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :