3 Perwira Tinggi TNI Asli Banyuwangi, dari Mantan KSAU hingga Eks Mensesneg
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 19:20 WIB
loading...
Ada 3 Perwira Tinggi (Pati) TNI asli Banyuwangi, Jawa Timur. Salah satunya Mayjen TNI (Purn) Choirul Anam. Foto: Dok Divisi Infanteri 3/Kostrad
A
A
A
JAKARTA - Ada 3 Perwira Tinggi (Pati) TNI asli Banyuwangi, Jawa Timur. Ketiganya yakni Letjen TNI (Purn) Moerdiono, Mayjen TNI (Purn) Choirul Anam, dan Marsekal TNI (Purn) Elang Soerjadi Soerjadarma.
Selain menorehkan kiprah penting bagi bangsa, Pati TNI tersebut juga mengharumkan nama daerah asalnya. Jadi, Kabupaten Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata juga melahirkan tokoh militer hebat.
Baca juga: 3 Jenderal TNI Asli Lampung, Ada dari Korps Baret Merah
Untuk mengetahui profil 3 Pati TNI asli Banyuwangi patut disimak penjelasan berikut.
Moerdiono menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Presiden Soeharto pada periode 1988–1998. Meski kariernya lebih sering disorot dalam bidang birokrasi dan politik, latar belakang militer tetap melekat pada dirinya.
Dia merupakan lulusan militer yang punya kedekatan langsung dengan Soeharto. Loyalitas dan perannya menjadikan Moerdiono sebagai salah satu tokoh penting di masa Orde Baru.
Choirul Anam adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) yang berkarier panjang di Angkatan Darat. Sebelum dipercaya memimpin upacara nasional besar, dia juga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI.
Kehadirannya dalam panggung upacara kenegaraan menjadikan namanya semakin dikenal luas publik sekaligus membuktikan bahwa Banyuwangi mampu melahirkan perwira-perwira tangguh yang disegani di level nasional.
Soerjadi tercatat sebagai KSAU pertama dan berperan besar membangun Angkatan Udara Indonesia di awal kemerdekaan. Dengan modal pesawat-pesawat peninggalan Jepang, dia bersama tokoh AURI lainnya berhasil menyusun kekuatan udara RI untuk mempertahankan kemerdekaan.
Kini, namanya bahkan diajukan sebagai pahlawan nasional berkat kontribusinya yang sangat besar terhadap bangsa. Tiga tokoh di atas adalah bukti nyata bahwa Banyuwangi bukan hanya melahirkan seniman dan budayawan, tetapi juga jenderal TNI yang berpengaruh besar dalam sejarah Indonesia dari masa awal kemerdekaan hingga Orde Baru. Peran mereka masih dikenang hingga kini.
MG/Nesya Naila Naulia
Selain menorehkan kiprah penting bagi bangsa, Pati TNI tersebut juga mengharumkan nama daerah asalnya. Jadi, Kabupaten Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata juga melahirkan tokoh militer hebat.
Baca juga: 3 Jenderal TNI Asli Lampung, Ada dari Korps Baret Merah
Untuk mengetahui profil 3 Pati TNI asli Banyuwangi patut disimak penjelasan berikut.
3 Perwira Tinggi TNI Asli Banyuwangi
1. Letjen TNI (Purn) Moerdiono
Moerdiono lahir di Banyuwangi, 19 September 1934. Dia dikenal sebagai seorang jenderal TNI yang kemudian masuk dalam lingkaran politik Orde Baru.Moerdiono menjabat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Presiden Soeharto pada periode 1988–1998. Meski kariernya lebih sering disorot dalam bidang birokrasi dan politik, latar belakang militer tetap melekat pada dirinya.
Dia merupakan lulusan militer yang punya kedekatan langsung dengan Soeharto. Loyalitas dan perannya menjadikan Moerdiono sebagai salah satu tokoh penting di masa Orde Baru.
2. Mayjen TNI (Purn) Choirul Anam
Choirul Anam tidak bisa dilepaskan dari Banyuwangi. Dia merupakan Pati TNI AD yang dikenal luas ketika menjadi Komandan Upacara HUT ke-78 TNI di Monas tahun 2023.Choirul Anam adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) yang berkarier panjang di Angkatan Darat. Sebelum dipercaya memimpin upacara nasional besar, dia juga menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI.
Kehadirannya dalam panggung upacara kenegaraan menjadikan namanya semakin dikenal luas publik sekaligus membuktikan bahwa Banyuwangi mampu melahirkan perwira-perwira tangguh yang disegani di level nasional.
3. Marsekal TNI (Purn) Elang Soerjadi Soerjadarma
Nama berikutnya Elang Soerjadi Soerjadarma. Sosok legendaris yang dikenal sebagai Bapak AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia) ini lahir di Banyuwangi, 6 Desember 1908. Ternyata Soerjadi juga memiliki garis keturunan dari Keraton Kanoman Cirebon.Soerjadi tercatat sebagai KSAU pertama dan berperan besar membangun Angkatan Udara Indonesia di awal kemerdekaan. Dengan modal pesawat-pesawat peninggalan Jepang, dia bersama tokoh AURI lainnya berhasil menyusun kekuatan udara RI untuk mempertahankan kemerdekaan.
Kini, namanya bahkan diajukan sebagai pahlawan nasional berkat kontribusinya yang sangat besar terhadap bangsa. Tiga tokoh di atas adalah bukti nyata bahwa Banyuwangi bukan hanya melahirkan seniman dan budayawan, tetapi juga jenderal TNI yang berpengaruh besar dalam sejarah Indonesia dari masa awal kemerdekaan hingga Orde Baru. Peran mereka masih dikenang hingga kini.
MG/Nesya Naila Naulia
(jon)
Lihat Juga :