Kemarau, Warga Lombok Timur Mulai Kesulitan Air Bersih

Minggu, 13 September 2020 - 08:07 WIB
loading...
Kemarau, Warga Lombok...
Warga di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mulai kesulitan air bersih akibat kekeringan. (Foto/Inews TV/Lalu Ramli N)
A A A
LOMBOK TIMUR - Warga di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mulai kesulitan air bersih akibat kekeringan.

Mereka terpaksa jalan kaki sepanjang 3 kilometer mencari sumber mata air, bahkan tidak sedikit diantara warga harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Inaq Putri, warga Dusun Lendang Trak Desa Ekas Buana menuturkan, Ia harus merogoh kocek Rp200 ribu untuk mendapatkan satu tangki air bersih untuk kebutuhan mandi, mencuci dan kebutuhan lainnya. Ini hanya cukup sampai 15 hari untuk 4 orang anggota keluarganya. (BACA JUGA: Akhyar Di-bully HIPMI Sumut, Bobby Langsung Minta Maaf)

Tapi jika tidak ada uang, Tutur Putri terpaksa ia bersama warga lain mencari sumber mata air yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari tempat tinggalnya. "Kadang kita pergi ke sumur yang di Sungkun itu, sekitar 3 kiloan dari sini. Tapi kalau ada uang, ya kita beli 200 ribu pak," ujar Putri, Minggu (13/09/2020).

Warga di tempat ini selalu antre setiap kali datang bantuan dari pemerintah maupun kelompok masyarakat yang menyalurkan air bersih. Seperti yang dilakukan Forum Wartawan Media Online Lombok Timur, Sabtu pagi.

Mereka menggalang dana sehingga bisa mendistribusikan 12 tangki air bersih untuk warga terdampak kekeringan dan bantuan peralatan sekolah. Para wartawan ini menyasar tiga dusun di desa Ekas Buana yang terdampak parah akibat kekeringan.

"Semua kita harus punya kepedulian satu sama lain, termasuk saudara kita yang saat ini kekurangan air bersih akibat kekeringan. Ada 4 titik yang menjadi sasaran kita," kata Ketua FWMO Lombok Timur, Syamsurrijal. (BACA JUGA: Pemkot Solo Dorong Sentra IKM Gairahkan UMKM Kreatif)

Lombok Timur saat ini berstatus siaga kekeringan. Ada 15 kecamatan yang terancam kekeringan, 9 di antaranya mengalami dampak parah, ini tersebar di 28 desa termasuk di Desa Ekas Buana.

Pemda setempat sendiri melalui BPBD Lombok Timur setiap hari melakukan distribusi air bersih ke warga terdampak, disamping terus berupaya melakukan penanganan jangka panjang.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Sucofindo dan ABPEDNAS...
Sucofindo dan ABPEDNAS Bangun Sumur Air Bersih di 70 Titik
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Timur Kapadze Jadi Kandidat...
Timur Kapadze Jadi Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved