Ngopi Kamtibmas, Warga Curhat Narkoba ke Kapolres Priok serta Pejabat Polda Metro
Kamis, 02 Oktober 2025 - 09:51 WIB
loading...
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah H Tobing bersama pejabat utama Polda Metro Jaya di Pos Satkamling RW 001, Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (1/10/2025) malam. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah H Tobing bersama pejabat utama Polda Metro Jaya menggelar kegiatan “Ngopi Kamtibmas Jaga Lingkungan” di Pos Satkamling RW 001, Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (1/10/2025) malam. Kegiatan ini untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dan hangat dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, diisi dengan sambutan, dialog interaktif, serta pembahasan langsung berbagai persoalan kamtibmas yang dihadapi warga Muara Angke. Baca juga: Polda Metro Gagalkan Peredaran 24,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Orang Ditangkap
Dalam sesi dialog interaktif, berbagai persoalan penting disampaikan langsung oleh warga, antara lain maraknya pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) akibat banyaknya kontrakan tanpa lahan parkir. Penyalahgunaan narkoba di kalangan anak-anak dan remaja, serta minimnya pengetahuan masyarakat dalam penanganannya.
Permintaan fasilitas CCTV di Pos Satkamling guna membantu pengawasan wilayah. Keresahan atas tawuran dan kehadiran kelompok remaja bersenjata tajam, khususnya saat malam Minggu.
Ketua RW 01, Abdul Karim, menyampaikan harapannya agar polisi dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi warga. “Kebanyakan pengguna narkoba adalah korban dari lingkungan. Mereka tidak mampu. Kami mohon bantuan untuk sosialisasi dan rehabilitasi,” ungkapnya.
Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram menekankan pentingnya edukasi dan keterlibatan orang tua. Ia mengingatkan agar warga aktif memantau aktivitas anak-anak di lingkungan, terutama dalam penggunaan gawai yang dapat membuka akses ke konten negatif. “Kita harus bersama melindungi anak-anak dari pengaruh anarko yang kerap merekrut mereka dalam unjuk rasa maupun aktivitas negatif lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dedy Anung, mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa di satu titik di Jakarta saja pernah diamankan 470 kg sabu, dan 100 kg di antaranya sudah laku. Dia menekankan pentingnya pelaporan oleh warga dan membuka akses call center 24 jam untuk penanganan kasus narkoba secara cepat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah mengungkapkan rencana pemasangan CCTV di kawasan rawan, serta mendorong pembentukan grup WhatsApp antar warga RW untuk koordinasi keamanan. “Kami siap membantu, tapi warga juga harus berperan aktif. Mari kita aktifkan kembali kegiatan olahraga, keagamaan, atau lomba untuk anak-anak, agar mereka terhindar dari pergaulan negatif,” ujarnya. Baca juga: Curanmor Terungkap, 5 Warga Berterima Kasih ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Hitler Napitupulu, berharap kegiatan ini harapannya agar sinergi warga dan kepolisian terus terjaga. “Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi hadir, tapi masyarakat adalah garda terdepan di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.
Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah konkret untuk membangun keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik antara warga dan aparat, Muara Angke diharapkan dapat menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan bebas dari narkoba serta kriminalitas.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dan hangat dari warga dan tokoh masyarakat setempat. Acara berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, diisi dengan sambutan, dialog interaktif, serta pembahasan langsung berbagai persoalan kamtibmas yang dihadapi warga Muara Angke. Baca juga: Polda Metro Gagalkan Peredaran 24,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Orang Ditangkap
Dalam sesi dialog interaktif, berbagai persoalan penting disampaikan langsung oleh warga, antara lain maraknya pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) akibat banyaknya kontrakan tanpa lahan parkir. Penyalahgunaan narkoba di kalangan anak-anak dan remaja, serta minimnya pengetahuan masyarakat dalam penanganannya.
Permintaan fasilitas CCTV di Pos Satkamling guna membantu pengawasan wilayah. Keresahan atas tawuran dan kehadiran kelompok remaja bersenjata tajam, khususnya saat malam Minggu.
Ketua RW 01, Abdul Karim, menyampaikan harapannya agar polisi dapat membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi warga. “Kebanyakan pengguna narkoba adalah korban dari lingkungan. Mereka tidak mampu. Kami mohon bantuan untuk sosialisasi dan rehabilitasi,” ungkapnya.
Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol Harri Muharram menekankan pentingnya edukasi dan keterlibatan orang tua. Ia mengingatkan agar warga aktif memantau aktivitas anak-anak di lingkungan, terutama dalam penggunaan gawai yang dapat membuka akses ke konten negatif. “Kita harus bersama melindungi anak-anak dari pengaruh anarko yang kerap merekrut mereka dalam unjuk rasa maupun aktivitas negatif lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wadirresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dedy Anung, mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa di satu titik di Jakarta saja pernah diamankan 470 kg sabu, dan 100 kg di antaranya sudah laku. Dia menekankan pentingnya pelaporan oleh warga dan membuka akses call center 24 jam untuk penanganan kasus narkoba secara cepat.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah mengungkapkan rencana pemasangan CCTV di kawasan rawan, serta mendorong pembentukan grup WhatsApp antar warga RW untuk koordinasi keamanan. “Kami siap membantu, tapi warga juga harus berperan aktif. Mari kita aktifkan kembali kegiatan olahraga, keagamaan, atau lomba untuk anak-anak, agar mereka terhindar dari pergaulan negatif,” ujarnya. Baca juga: Curanmor Terungkap, 5 Warga Berterima Kasih ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok
Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa, AKP Hitler Napitupulu, berharap kegiatan ini harapannya agar sinergi warga dan kepolisian terus terjaga. “Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi hadir, tapi masyarakat adalah garda terdepan di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.
Kegiatan “Ngopi Kamtibmas” ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah konkret untuk membangun keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik antara warga dan aparat, Muara Angke diharapkan dapat menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan bebas dari narkoba serta kriminalitas.
(poe)
Lihat Juga :