13 Fakta Gempa Merusak di Sumenep, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut
Rabu, 01 Oktober 2025 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
4. Sumber gempa tampaknya berasosiasi dengan perpanjangan sesar offshore Zona Kendeng (Madura Strait Back Arc Thrust).
5. Mekanisme sumber gempa menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
![13 Fakta Gempa Merusak di Sumenep, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut]()
6. Dampak gempa: Di Pulau Sapudi dalam skala intensitas V-VI MMI (merusak bangunan rumah). Di Sumenep, Pamekasan, Surabaya intensitas III-IV MMI. Di Tuban, Denpasar, Gianyar intensitas III MMI. Di Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi intensitas II-III MMI. Di Lombok Utara, Mataram, Lombok Tengah, Malang, Blitar intensitas II MMI.
7. Memicu kerusakan bangunan rumah di Pulau Sapudi. Laporan sementara 22 bangunan rusak ringan, sedang dan berat.
8. Kerusakan bangunan disebabkan karena hiposenter gempa yang dangkal, kondisi tanah lunak dan struktur bangunan lemah, tidak standar tahan gempa.
9. Gempa susulan (aftershocks) hingga Rabu (1/10) pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 117 kali. Magnitudo gempa susulan terbesar: M 4,4 dan terkecil: M 1,9.
5. Mekanisme sumber gempa menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

6. Dampak gempa: Di Pulau Sapudi dalam skala intensitas V-VI MMI (merusak bangunan rumah). Di Sumenep, Pamekasan, Surabaya intensitas III-IV MMI. Di Tuban, Denpasar, Gianyar intensitas III MMI. Di Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi intensitas II-III MMI. Di Lombok Utara, Mataram, Lombok Tengah, Malang, Blitar intensitas II MMI.
7. Memicu kerusakan bangunan rumah di Pulau Sapudi. Laporan sementara 22 bangunan rusak ringan, sedang dan berat.
8. Kerusakan bangunan disebabkan karena hiposenter gempa yang dangkal, kondisi tanah lunak dan struktur bangunan lemah, tidak standar tahan gempa.
9. Gempa susulan (aftershocks) hingga Rabu (1/10) pukul 12.00 WIB tercatat sebanyak 117 kali. Magnitudo gempa susulan terbesar: M 4,4 dan terkecil: M 1,9.
Lihat Juga :