Pengasuh Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ungkap Penyebab Bangunan Musala Ambruk
Selasa, 30 September 2025 - 07:24 WIB
loading...
Bangunan musala Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk pada Senin (29/9/2025) dalam tahap pengecoran akhir di bagian atas atau dek. Akibatnya, 79 orang terluka dan dirawat di rumah sakit. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
SIDOARJO - Bangunan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk pada Senin (29/9/2025) dalam tahap pengecoran akhir di bagian atas atau dek. Peristiwa terjadi pukul 15.00 WIB itu mengakibatkan 79 orang terluka dan dirawat di rumah sakit.
"Sepertinya penopang cor itu tidak kuat. Jadi seperti menopang ke bawah," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo KH Abdus Salam Mujib, Selasa (30/9/2025).
Baca juga: Kesaksian Santri Ponpes Al-Khoziny ketika Bangunan Musala Ambruk
"Ini pengecoran yang terakhir saja, itu jebol. Ya, hanya itu. (Proses pembangunan) sudah lama, sudah 9 bulan. Kurang lebih 9 sampai 10 bulan. Mungkin sudah selesai atau bagaimana nggak tahu. Soalnya ngecor mulai dari pagi. Saya kira ngecornya mungkin hanya 4-5 jam selesai. Mungkin jam 12 sudah selesai," sambungnya.
Adanya kejadian ini, pihak ponpes menghentikan sementara semua kegiatan di lingkungan pondok. Selain itu, dia juga menyampaikan belasungkawa kepada wali santri.
“Saya kira memang ini takdir dari Allah. Jadi semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik. Diberi pahala yang sangat-sangat, apa yang nggak bisa mengutarakan, mudah-mudahan yang dibalas dengan balasan kebaikan oleh Allah,” kata Abdus.
Diberitakan, bangunan musala Ponpes Al Khoziny di Desa Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk, Senin (29/9/2025). Akibat kejadian itu, sejumlah santri terjebak reruntuhan. Tim SAR gabungan berupaya mengevakuasi para santri yang terjebak reruntuhan.
Bangunan yang ambruk merupakan musala utama yang masih dalam proses pembangunan. “Pas kejadian sedang jemaah salat Ashar. Saya sedang zikir. Kurang tahu tiba-tiba ambruk,” kata salah seorang santri.
"Sepertinya penopang cor itu tidak kuat. Jadi seperti menopang ke bawah," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo KH Abdus Salam Mujib, Selasa (30/9/2025).
Baca juga: Kesaksian Santri Ponpes Al-Khoziny ketika Bangunan Musala Ambruk
"Ini pengecoran yang terakhir saja, itu jebol. Ya, hanya itu. (Proses pembangunan) sudah lama, sudah 9 bulan. Kurang lebih 9 sampai 10 bulan. Mungkin sudah selesai atau bagaimana nggak tahu. Soalnya ngecor mulai dari pagi. Saya kira ngecornya mungkin hanya 4-5 jam selesai. Mungkin jam 12 sudah selesai," sambungnya.
Adanya kejadian ini, pihak ponpes menghentikan sementara semua kegiatan di lingkungan pondok. Selain itu, dia juga menyampaikan belasungkawa kepada wali santri.
“Saya kira memang ini takdir dari Allah. Jadi semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik. Diberi pahala yang sangat-sangat, apa yang nggak bisa mengutarakan, mudah-mudahan yang dibalas dengan balasan kebaikan oleh Allah,” kata Abdus.
Diberitakan, bangunan musala Ponpes Al Khoziny di Desa Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk, Senin (29/9/2025). Akibat kejadian itu, sejumlah santri terjebak reruntuhan. Tim SAR gabungan berupaya mengevakuasi para santri yang terjebak reruntuhan.
Bangunan yang ambruk merupakan musala utama yang masih dalam proses pembangunan. “Pas kejadian sedang jemaah salat Ashar. Saya sedang zikir. Kurang tahu tiba-tiba ambruk,” kata salah seorang santri.
(jon)
Lihat Juga :