Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional

Senin, 29 September 2025 - 22:58 WIB
loading...
Majelis Adat Kerajaan...
Deklarasi Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di Sragen menyatakan komitmen menyatukan kerajaan-kerajaan Nusantara dalam menjaga adat sekaligus mendukung pembangunan nasional. Foto/Ist
A A A
SRAGEN - Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) berkomitmen menyatukan kerajaan-kerajaan Nusantara dalam menjaga adat sekaligus mendukung pembangunan nasional. Hal ini tertuang pada Deklarasi MAKN 2025 di Sragen, Jawa Tengah, pada Sabtu dan Minggu, 26-28 September 2025.

Deklarasi itu disampaikan saat Pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP), Pengukuhan Dewan Penasehat dan Kehormatan, serta Musyawarah Madya (Musdya) IV MAKN 2025.

Baca juga: Ketahanan Pangan, Majelis Adat Keraton Siapkan Lahan 142.000 Hektare

"Deklarasi ini merupakan tonggak penting untuk memperkuat peran kerajaan Nusantara dalam pembangunan bangsa. MAKN hadir bukan hanya menjaga adat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang ekonomi, budaya, hingga diplomasi internasional," ujar Ketua Umum MAKN, KPH Eddy Wirabhumi dari Karaton Solo.



KPH Eddy menyampaikan terdapat 11 poin utama dalam deklarasi antara lain, pembentukan Dewan Kerajaan Nusantara di bawah Presiden RI untuk mengoptimalkan aset kerajaan; audiensi strategis dengan Presiden dan lembaga tinggi negara terkait legalisasi aset, adat, dan budaya. Selanjutnya pendirian Koperasi Nusantara Berdaulat sebagai wadah ekonomi berbasis kearifan lokal; revitalisasi keraton/kerajaan sebagai pusat budaya, wisata, dan simbol persatuan.

Kemudian digitalisasi arsip, naskah, dan warisan adat melalui Pusat Data Digital Nusantara; hingga kontribusi pada pembangunan berkelanjutan (SDGs). KPH Eddy menyebut lahirnya Deklarasi MAKN 2025 di Sragen menandai komitmen kuat kerajaan di Nusantara untuk ikut serta membangun Indonesia.

Baca juga: Mencekam! Penampakan Evakuasi Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

"Tidak hanya berfokus pada pelestarian tradisi, MAKN juga menegaskan kontribusinya terhadap ekonomi kerakyatan, diplomasi budaya, hingga agenda pembangunan berkelanjutan," kata KPH Eddy.

Sementara itu, Sekjen MAKN MGAD. RA. Yani W Kuswodidjoyo Kerajaan Sumenep mengatakan MAKN menekankan pentingnya revitalisasi keraton dan infrastruktur kerajaan agar tetap menjadi pusat adat, budaya, dan pariwisata, sekaligus simbol pemersatu bangsa. Pihaknya menempatkan diplomasi budaya Nusantara sebagai aset strategis Indonesia di dunia, dengan mendorong festival, pameran, hingga pertukaran budaya lintas bangsa.

"Langkah lain yang dianggap penting adalah digitalisasi warisan adat, membangun pusat data digital Nusantara sebagai upaya melestarikan ilmu, arsip, naskah, dan silsilah untuk generasi mendatang," ujar Yani.

Bendahara Umum MAKN YM.H. Andi Rukman Nurdin Karumpa dari Kerajaan Enrekang mengatakan deklarasi ini menyoroti pentingnya kehadiran lembaga khusus di bawah Presiden Prabowo yang dapat menjadi wadah koordinasi, pengelolaan, dan optimalisasi aset kerajaan bagi kepentingan bangsa. Dari sisi ekonomi, Andi, lahir gagasan Koperasi Nusantara Berdaulat yang diharapkan menjadi motor kesejahteraan anggota secara berkeadilan dan berkelanjutan, tanpa meninggalkan kearifan lokal.

"Tidak kalah penting, deklarasi ini juga menegaskan dukungan penuh terhadap penataan tanah ulayat/adat sebagai bagian dari kepastian hukum dan pembangunan nasional," ujar Andi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
IKA Binus-IAIS Kolaborasi...
IKA Binus-IAIS Kolaborasi Wujudkan Talenta AI Berdampak bagi Pembangunan Nasional
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Ibas Dorong Generasi...
Ibas Dorong Generasi Muda Pacitan Jadi Lokomotif Pembangunan
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Refleksi 109 Tahun,...
Refleksi 109 Tahun, Generasi Muda Diminta Telaah Gagasan Prof. Soemitro Djojohadikusumo
Kader Partai Berkarya...
Kader Partai Berkarya Diminta Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Rapat Anggota, PFI Perkuat...
Rapat Anggota, PFI Perkuat Peran Filantropi sebagai Penggerak Solusi Nasional
Rekomendasi
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved