UMB Edukasi Kaum Ibu Tingkatkan Nutrisi Keluarga
Senin, 29 September 2025 - 20:43 WIB
loading...
Universitas Mercu Buana (UMB) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali melaksanakan rangkaian Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Universitas Mercu Buana ( UMB ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali melaksanakan rangkaian Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul “Peningkatan Kapasitas Para Ibu Rumah Tangga dengan Media Edukasi CINTA (Ciptakan Nutrisi Terbaik untuk Keluarga)”. Program ini mendapat pendanaan hibah PKM Kemdiktisaintek 2025 dengan Nomor Kontrak: 01-1-4/039/SPK-PKM/VIII/2025.
Program yang didanai hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Diktisaintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025 ini diyakini berdampak langsung pada peningkatan kapasitas ibu rumah tangga sebagai garda terdepan penyedia makanan keluarga.
Kegiatan PKM Kemdiktisaintek 2025 dilaksanakan oleh tim dosen UMB, yaitu Novena Ulita, S.Pd., M.Sn, Mira Zulia Suriastuti, M.Ds, dan Engga Probi Endri, S.I.Kom, M.A. Mereka melibatkan delapan mahasiswa lintas program studi—Robella, Qeisha, Alya, Zahra, Edo, dan Andrean—yang berperan aktif mulai dari merancang papan menu, membuat konten edukasi visual, hingga mendampingi masyarakat dalam pelatihan.
Baca juga: Program ILM 2025, Raja Muda Perlis Saksikan Kerja Sama UMB dan UniMAP
Melalui papan menu dan materi visual edukatif, para ibu diajak memahami pentingnya pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), dengan penekanan pada pemanfaatan pangan lokal. “Kesehatan keluarga berawal dari dapur rumah. Dengan pengetahuan gizi yang tepat, risiko diabetes dapat ditekan sejak dini,” ujar Novena Ulita, dosen UMB yang menjadi salah satu penggagas kegiatan, Senin (29/9/2025).
Peserta tak hanya diberi materi tentang gizi seimbang, tetapi juga dilatih menyusun menu sehat berbasis pangan lokal. Uji pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka. Inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah Papan Menu CINTA, panduan visual yang mempermudah perencanaan makanan harian keluarga.
Selain itu, Badan Pangan Nasional yang menjadi mitra strategis memperkuat materi edukasi dengan menekankan ketahanan pangan keluarga di perkotaan. Sebagai pelengkap, diluncurkan pula poster bertema “Cegah Diabetes untuk Keluarga melalui CINTA” serta program cek gula darah berkala bagi ibu rumah tangga.
Menurut Novena, kegiatan ini diharapkan menciptakan keluarga yang lebih sehat, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Diktisaintek Berdampak.
Program yang didanai hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (Diktisaintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025 ini diyakini berdampak langsung pada peningkatan kapasitas ibu rumah tangga sebagai garda terdepan penyedia makanan keluarga.
Kegiatan PKM Kemdiktisaintek 2025 dilaksanakan oleh tim dosen UMB, yaitu Novena Ulita, S.Pd., M.Sn, Mira Zulia Suriastuti, M.Ds, dan Engga Probi Endri, S.I.Kom, M.A. Mereka melibatkan delapan mahasiswa lintas program studi—Robella, Qeisha, Alya, Zahra, Edo, dan Andrean—yang berperan aktif mulai dari merancang papan menu, membuat konten edukasi visual, hingga mendampingi masyarakat dalam pelatihan.
Baca juga: Program ILM 2025, Raja Muda Perlis Saksikan Kerja Sama UMB dan UniMAP
Melalui papan menu dan materi visual edukatif, para ibu diajak memahami pentingnya pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), dengan penekanan pada pemanfaatan pangan lokal. “Kesehatan keluarga berawal dari dapur rumah. Dengan pengetahuan gizi yang tepat, risiko diabetes dapat ditekan sejak dini,” ujar Novena Ulita, dosen UMB yang menjadi salah satu penggagas kegiatan, Senin (29/9/2025).
Peserta tak hanya diberi materi tentang gizi seimbang, tetapi juga dilatih menyusun menu sehat berbasis pangan lokal. Uji pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka. Inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah Papan Menu CINTA, panduan visual yang mempermudah perencanaan makanan harian keluarga.
Selain itu, Badan Pangan Nasional yang menjadi mitra strategis memperkuat materi edukasi dengan menekankan ketahanan pangan keluarga di perkotaan. Sebagai pelengkap, diluncurkan pula poster bertema “Cegah Diabetes untuk Keluarga melalui CINTA” serta program cek gula darah berkala bagi ibu rumah tangga.
Menurut Novena, kegiatan ini diharapkan menciptakan keluarga yang lebih sehat, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Diktisaintek Berdampak.
(rca)
Lihat Juga :