UMB Edukasi Kaum Ibu Tingkatkan Nutrisi Keluarga
Senin, 29 September 2025 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Melalui papan menu dan materi visual edukatif, para ibu diajak memahami pentingnya pola konsumsi B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), dengan penekanan pada pemanfaatan pangan lokal. “Kesehatan keluarga berawal dari dapur rumah. Dengan pengetahuan gizi yang tepat, risiko diabetes dapat ditekan sejak dini,” ujar Novena Ulita, dosen UMB yang menjadi salah satu penggagas kegiatan, Senin (29/9/2025).
Peserta tak hanya diberi materi tentang gizi seimbang, tetapi juga dilatih menyusun menu sehat berbasis pangan lokal. Uji pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka. Inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah Papan Menu CINTA, panduan visual yang mempermudah perencanaan makanan harian keluarga.
Selain itu, Badan Pangan Nasional yang menjadi mitra strategis memperkuat materi edukasi dengan menekankan ketahanan pangan keluarga di perkotaan. Sebagai pelengkap, diluncurkan pula poster bertema “Cegah Diabetes untuk Keluarga melalui CINTA” serta program cek gula darah berkala bagi ibu rumah tangga.
Menurut Novena, kegiatan ini diharapkan menciptakan keluarga yang lebih sehat, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Diktisaintek Berdampak.
Peserta tak hanya diberi materi tentang gizi seimbang, tetapi juga dilatih menyusun menu sehat berbasis pangan lokal. Uji pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka. Inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah Papan Menu CINTA, panduan visual yang mempermudah perencanaan makanan harian keluarga.
Selain itu, Badan Pangan Nasional yang menjadi mitra strategis memperkuat materi edukasi dengan menekankan ketahanan pangan keluarga di perkotaan. Sebagai pelengkap, diluncurkan pula poster bertema “Cegah Diabetes untuk Keluarga melalui CINTA” serta program cek gula darah berkala bagi ibu rumah tangga.
Menurut Novena, kegiatan ini diharapkan menciptakan keluarga yang lebih sehat, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia 2045. Kegiatan ini merupakan implementasi dari Diktisaintek Berdampak.
(rca)
Lihat Juga :