Warga Katingan Titip Aspirasi Perbaikan Jalan hingga Bantuan Alat Pertanian, Legislator Perindo Sarnadie D Uga Siap Perjuangkan
Minggu, 28 September 2025 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Usulan menjadikan Dukuh Betung sebagai desa budaya pun mencuat. Warga ingin kawasan itu dilengkapi panggung seni, gazebo hingga grand design wisata yang bisa menarik investor. “Sebagai upaya menunjang pengembangan pariwisata daerah dan peningkatan APBDes perlu adanya sarana prasarana penunjang," katanya.
Di sektor perikanan, kelompok nelayan di Desa Tewang Kadamba dan Tumbang Tarusan meminta bantuan perahu alkon dan alat tangkap ikan. Sementara para petani di Desa Tewang Darayu dan Tumbang Banjang, Kecamatan Pulau Malan berharap adanya alat mesin pertanian seperti mesin perontok padi, alat tanam benih dan alat semprot Insektisida dan Pestisida agar produksi pertanian lebih maksimal.
Aspirasi terkait pendidikan pun menjadi sorotan. Mulai dari rehabilitasi ruang kelas dan perpustakaan, pembangunan pagar sekolah, pengadaan meja kursi, hingga perbaikan fasilitas TK di beberapa desa. Warga Desa Telangkah bahkan mengusulkan pembangunan pagar rumah ibadah demi keamanan bangunan yang letaknya jauh dari permukiman.
Sarnadie mencatat seluruh aspirasi masyarakat dan berjanji menindaklanjutinya di DPRD. “Semua usulan masyarakat akan kami masukkan dalam pembahasan di paripurna. Minimal 30 persen bisa terakomodir di APBD menyesuaikan kemampuan keuangan daerah," kata anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Katingan ini.
Sarjana Teknik lulusan Universitas Palangka Raya ini menambahkan sebagian aspirasi hasil reses sebelumnya sudah masuk di APBD 2025, dengan nilai sekitar Rp2,5 miliar. Fokusnya pada pembangunan rumah ibadah, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, dan irigasi. “Kami akan perjuangkan dalam RAPBD 2026 yang sebentar lagi diagendakan dalam jadwal DPRD," ucap Sarnadie.
Di sektor perikanan, kelompok nelayan di Desa Tewang Kadamba dan Tumbang Tarusan meminta bantuan perahu alkon dan alat tangkap ikan. Sementara para petani di Desa Tewang Darayu dan Tumbang Banjang, Kecamatan Pulau Malan berharap adanya alat mesin pertanian seperti mesin perontok padi, alat tanam benih dan alat semprot Insektisida dan Pestisida agar produksi pertanian lebih maksimal.
Aspirasi terkait pendidikan pun menjadi sorotan. Mulai dari rehabilitasi ruang kelas dan perpustakaan, pembangunan pagar sekolah, pengadaan meja kursi, hingga perbaikan fasilitas TK di beberapa desa. Warga Desa Telangkah bahkan mengusulkan pembangunan pagar rumah ibadah demi keamanan bangunan yang letaknya jauh dari permukiman.
Sarnadie mencatat seluruh aspirasi masyarakat dan berjanji menindaklanjutinya di DPRD. “Semua usulan masyarakat akan kami masukkan dalam pembahasan di paripurna. Minimal 30 persen bisa terakomodir di APBD menyesuaikan kemampuan keuangan daerah," kata anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Katingan ini.
Sarjana Teknik lulusan Universitas Palangka Raya ini menambahkan sebagian aspirasi hasil reses sebelumnya sudah masuk di APBD 2025, dengan nilai sekitar Rp2,5 miliar. Fokusnya pada pembangunan rumah ibadah, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, dan irigasi. “Kami akan perjuangkan dalam RAPBD 2026 yang sebentar lagi diagendakan dalam jadwal DPRD," ucap Sarnadie.
(jon)
Lihat Juga :