Gelar Jum’at Curhat, Kapolres Tanjung Priok Ajak Warga Ciptakan Kamtibmas
Minggu, 28 September 2025 - 06:47 WIB
loading...
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah Hermindo Tobing memimpin Jum’at Curhat di Rumah Susun Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (26/9/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar kegiatan Jum’at Curhat bersama warga Rusun Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (26/9/2025). Acara tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara warga dan aparat kepolisian guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat ( kamtibmas ) yang aman, tertib, dan kondusif.
Jum’at Curhat ini dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah Hermindo Tobing. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan tokoh masyarakat setempat. Baca juga: Jamin Kamtibmas di Pelabuhan, Polres Priok Gelar Deklarasi Mitra Jaga Jakarta
Kapolres kemudian memimpin sesi curhat dan menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. "Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga di lapangan," katanya.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa warga menyampaikan berbagai permasalahan. Ketua RT Sanjaya, misalnya, mengeluhkan maraknya keributan antarremaja yang berujung pada konflik antarorang tua.
Ketua LMK Ibu Musdalifah menyampaikan adanya kegiatan pengajian rutin yang diinisiasi oleh pemuda, namun berharap ada pendampingan dari pihak kepolisian. Ketua RT Dery mengkhawatirkan pergaulan bebas di sekitar kafe yang diduga menjadi tempat rawan penyalahgunaan narkoba. Ia mengusulkan agar patroli rutin ditingkatkan.
Jum’at Curhat ini dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah Hermindo Tobing. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan tokoh masyarakat setempat. Baca juga: Jamin Kamtibmas di Pelabuhan, Polres Priok Gelar Deklarasi Mitra Jaga Jakarta
Kapolres kemudian memimpin sesi curhat dan menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. "Kami ingin hadir sebagai mitra masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga di lapangan," katanya.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa warga menyampaikan berbagai permasalahan. Ketua RT Sanjaya, misalnya, mengeluhkan maraknya keributan antarremaja yang berujung pada konflik antarorang tua.
Ketua LMK Ibu Musdalifah menyampaikan adanya kegiatan pengajian rutin yang diinisiasi oleh pemuda, namun berharap ada pendampingan dari pihak kepolisian. Ketua RT Dery mengkhawatirkan pergaulan bebas di sekitar kafe yang diduga menjadi tempat rawan penyalahgunaan narkoba. Ia mengusulkan agar patroli rutin ditingkatkan.
Lihat Juga :