Mendiktisaintek Berharap Universitas Sunan Gresik Menjadi Pusat Keilmuan Baru di Jatim
Kamis, 25 September 2025 - 14:55 WIB
loading...
Mendiktisantek Prof Brian Yuliarto meresmikan langsung pendirian Universitas Sunan Gresik (USG) di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Rabu (24/9/2025). FOTO/IST
A
A
A
GRESIK - Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisantek) Prof Brian Yuliarto meresmikan langsung pendirian Universitas Sunan Gresik (USG) di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Rabu (24/9/2025). Peresmian ini menjadi momen bersejarah bagi dunia pendidikan tinggi di Jawa Timur, khususnya di wilayah Gresik, yang kini memiliki kampus baru dengan antusiasme luar biasa dari para calon mahasiswa.
Hadir dalam acara tersebut ratusan rektor, ketua, dan direktur perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VII. Hadir pula Ketua Dewan Pembina sekaligus Founder USG, Dr. Jazilul Fawaid, Rektor USG Dr. Abdul Muhith, Wakil Rektor I Sri Kurnia Abdi Pradana, Wakil Rektor II Chalimatus Sa’diyah, Wakil Rektor III Abdul Rochim, Wakil Rektor IV Muhammad Muslih Muandar, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin KH Muhammad Sunan Hamli, dan Ketua Yayasan Sekolah Alquran Sunanul Muhtadin Gus Mahbub Aufar.
Brian Yuliarto berharap hadirnya USG bisa menjadi pusat pengembangan keilmuan baru di Jawa Timur, khususnya di wilayah Gresik. "USG tentu sebagai salah satu kampus swasta baru di Jawa Timur, kita berharap bisa menjadi pusat keilmuan di lingkungan Gresik yang akan melahirkan sumber daya manusia unggul," tutur Brian dalam keterangan tertulis, Kamis (25/9/2025).
Di sisi lain, Brian mengaku sangat terkejut melihat perkembangan USG sebagai kampus baru yang jumlah mahasiswanya langsung membeludak. Sejak keluarnya SK Mendiktisaintek pada 15 Juli 2025, jumlah pendaftar mahasiswa baru USG mencapai 3.616 orang. Dari jumlah itu, setelah diakukan seleksi secara ketat, tercatat sudah ada 2.783 mahasiswa baru yang resmi terdaftar di USG.
"USG yang baru saja berdiri, alhamdulillah mampu mengajak banyak peserta didik baru, mahasiswa baru. Harapan kita seluruh perguruan tinggi yang ada di lingkungan LLDIKTI VII di Jatim bisa terus berkembang terus tumbuh ke depan," ungkapnya.
Brian mengaku sangat senang bisa hadir di USG dan bertemu dengan para pimpinan PTS se-Jatim. ”Saya sangat berbahagia bisa bertemu pimpinan PTS di lingkungan LLDIKTI VII, terlebih bertemu di USG yang baru saja kita resmikan secara resmi. Jujur saja kami sudah diundang dua kali oleh jajaran pimpinan USG, tapi baru kali ini bisa datang meski tidak diundang. Ini karena kami ingin memberasamai bapak-ibu sekalian,” tuturnya.
Selain meresmikan kampus utama, Prof. Brian juga menandatangani prasasti pendirian, serta meninjau pembangunan asrama mahasiswa dan pengembangan lahan kampus seluas 50 hektare di wilayah Lasem, Sidayu.
Menteri Brian menegaskan bahwa perguruan tinggi harus siap menghadapi tantangan global dan menjadi motor penggerak pembangunan nasional. "Presiden Prabowo menitip pesan agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat akademik, tapi juga pusat kegiatan ekonomi seperti koperasi dan produksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Rektor USG Abdul Muhith mengaku sangat bersyukur Mendiktisaintek bisa meresmikan langsung pendirian USG, termasuk meresmikan asrama mahasiswa dan meninjau langsung pengembangan lokasi baru USG.
"Kami sampaikan terima kasih banyak atas komitmen dan dukungan penuh Mendiktisaintek atas lahirnya USG. Kami yang sudah memiliki hampir 3.000 mahasiswa baru berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu USG ke depan," katanya.
Muhith mengatakan, saat ini USG juga menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Kedokteran Umum serta beberapa prodi lainnya.
Hadir dalam acara tersebut ratusan rektor, ketua, dan direktur perguruan tinggi swasta (PTS) di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VII. Hadir pula Ketua Dewan Pembina sekaligus Founder USG, Dr. Jazilul Fawaid, Rektor USG Dr. Abdul Muhith, Wakil Rektor I Sri Kurnia Abdi Pradana, Wakil Rektor II Chalimatus Sa’diyah, Wakil Rektor III Abdul Rochim, Wakil Rektor IV Muhammad Muslih Muandar, Pengasuh Pondok Pesantren Modern Sunanul Muhtadin KH Muhammad Sunan Hamli, dan Ketua Yayasan Sekolah Alquran Sunanul Muhtadin Gus Mahbub Aufar.
Brian Yuliarto berharap hadirnya USG bisa menjadi pusat pengembangan keilmuan baru di Jawa Timur, khususnya di wilayah Gresik. "USG tentu sebagai salah satu kampus swasta baru di Jawa Timur, kita berharap bisa menjadi pusat keilmuan di lingkungan Gresik yang akan melahirkan sumber daya manusia unggul," tutur Brian dalam keterangan tertulis, Kamis (25/9/2025).
Di sisi lain, Brian mengaku sangat terkejut melihat perkembangan USG sebagai kampus baru yang jumlah mahasiswanya langsung membeludak. Sejak keluarnya SK Mendiktisaintek pada 15 Juli 2025, jumlah pendaftar mahasiswa baru USG mencapai 3.616 orang. Dari jumlah itu, setelah diakukan seleksi secara ketat, tercatat sudah ada 2.783 mahasiswa baru yang resmi terdaftar di USG.
"USG yang baru saja berdiri, alhamdulillah mampu mengajak banyak peserta didik baru, mahasiswa baru. Harapan kita seluruh perguruan tinggi yang ada di lingkungan LLDIKTI VII di Jatim bisa terus berkembang terus tumbuh ke depan," ungkapnya.
Brian mengaku sangat senang bisa hadir di USG dan bertemu dengan para pimpinan PTS se-Jatim. ”Saya sangat berbahagia bisa bertemu pimpinan PTS di lingkungan LLDIKTI VII, terlebih bertemu di USG yang baru saja kita resmikan secara resmi. Jujur saja kami sudah diundang dua kali oleh jajaran pimpinan USG, tapi baru kali ini bisa datang meski tidak diundang. Ini karena kami ingin memberasamai bapak-ibu sekalian,” tuturnya.
Selain meresmikan kampus utama, Prof. Brian juga menandatangani prasasti pendirian, serta meninjau pembangunan asrama mahasiswa dan pengembangan lahan kampus seluas 50 hektare di wilayah Lasem, Sidayu.
Menteri Brian menegaskan bahwa perguruan tinggi harus siap menghadapi tantangan global dan menjadi motor penggerak pembangunan nasional. "Presiden Prabowo menitip pesan agar perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat akademik, tapi juga pusat kegiatan ekonomi seperti koperasi dan produksi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Rektor USG Abdul Muhith mengaku sangat bersyukur Mendiktisaintek bisa meresmikan langsung pendirian USG, termasuk meresmikan asrama mahasiswa dan meninjau langsung pengembangan lokasi baru USG.
"Kami sampaikan terima kasih banyak atas komitmen dan dukungan penuh Mendiktisaintek atas lahirnya USG. Kami yang sudah memiliki hampir 3.000 mahasiswa baru berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu USG ke depan," katanya.
Muhith mengatakan, saat ini USG juga menyiapkan pendirian Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Kedokteran Umum serta beberapa prodi lainnya.
(abd)
Lihat Juga :