Pemkab Indramayu Perkuat Peran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah
Selasa, 23 September 2025 - 18:50 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu perkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Foto/SindoNews
A
A
A
INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu perkuat peran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Salah satunya melalui Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP).
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan, komitmennya terhadap penguatan peran masyarakat dalam isu persampahan. Program yang diterapkan sejak 2023 ini, kata Lucky, mendorong perubahan perilaku melalui paket pekerjaan Penguatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM).
“Saya sangat mengapresiasi Program ISWMP dan mendukung sepenuhnya yang berkaitan dengan sampah. Apalagi masalah sampah sudah menjadi isu nasional. Maka saya berharap dengan hadirnya PPAM, masyarakat dapat sadar dan mampu memilah sampah dari sumber, yaitu dari rumah,” ungkapnya, Selasa (23/9/2025).
Baca juga: Indramayu Bangun TPST Penghasil Bahan Bakar Pengganti Batu Bara, Kapasitas 300 Ton
Sejak awal 2025, PPAM melakukan fasilitasi kegiatan percontohan atau pilot project di RT06/01, Jembangan Jaya, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan Indramayu. Berdasarkan data tim PPAM, 54% dari 120 Kepala Keluarga kini rutin memilah sampah.
“Komitmen ini menjadi sinyal kuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat bukan sekadar program teknis, tapi bagian dari transformasi sosial dan budaya. Jembangan Jaya membuktikan ketika masyarakat dibekali edukasi dan pendampingan yang tepat, perubahan perilaku bukan hal yang mustahil,” katanya.
Baca juga: Pemkot Cimahi Sukses Kurangi Sampah Harian Sebanyak 30 Ton
Lucky Hakim menyebut program ini sebagai hadiah besar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan sebuah terobosan luar biasa dalam penanganan sampah. Menurut dia, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan yang baik dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Tantangan terbesar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya, yang menjadi kunci keberhasilan program ini,” ungkap Lucky.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan, komitmennya terhadap penguatan peran masyarakat dalam isu persampahan. Program yang diterapkan sejak 2023 ini, kata Lucky, mendorong perubahan perilaku melalui paket pekerjaan Penguatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM).
“Saya sangat mengapresiasi Program ISWMP dan mendukung sepenuhnya yang berkaitan dengan sampah. Apalagi masalah sampah sudah menjadi isu nasional. Maka saya berharap dengan hadirnya PPAM, masyarakat dapat sadar dan mampu memilah sampah dari sumber, yaitu dari rumah,” ungkapnya, Selasa (23/9/2025).
Baca juga: Indramayu Bangun TPST Penghasil Bahan Bakar Pengganti Batu Bara, Kapasitas 300 Ton
Sejak awal 2025, PPAM melakukan fasilitasi kegiatan percontohan atau pilot project di RT06/01, Jembangan Jaya, Kelurahan Lemah Abang, Kecamatan Indramayu. Berdasarkan data tim PPAM, 54% dari 120 Kepala Keluarga kini rutin memilah sampah.
“Komitmen ini menjadi sinyal kuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat bukan sekadar program teknis, tapi bagian dari transformasi sosial dan budaya. Jembangan Jaya membuktikan ketika masyarakat dibekali edukasi dan pendampingan yang tepat, perubahan perilaku bukan hal yang mustahil,” katanya.
Baca juga: Pemkot Cimahi Sukses Kurangi Sampah Harian Sebanyak 30 Ton
Lucky Hakim menyebut program ini sebagai hadiah besar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan sebuah terobosan luar biasa dalam penanganan sampah. Menurut dia, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan yang baik dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas.
“Tantangan terbesar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya, yang menjadi kunci keberhasilan program ini,” ungkap Lucky.
(cip)
Lihat Juga :