Partai Perindo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Nagekeo NTT, Dorong Pemerintah Siapkan Langkah Pemulihan
Kamis, 18 September 2025 - 09:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan tersebut, Kosmas juga memberikan dukungan moril kepada korban yang kehilangan sanak keluarga akibat banjir bandang. “Berat memang duka yang dialami secara tiba-tiba dan tanpa persiapan mental. Tapi sebagai orang beriman, kita percaya ada hikmah yang Tuhan berikan di balik musibah ini. Kehidupan harus terus berjalan, meski tentu tidak mudah,” ungkapnya.
Selain bantuan fisik, lanjut Kosmas, yang tak kalah penting adalah pendampingan spiritual maupun psikologis untuk para korban. “Kita doakan yang terbaik bagi korban jiwa dan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan menyertai mereka yang sedang berduka,” tutur Magister Manajemen lulusan Universitas Negeri Magelang ini.
Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Mauponggo 8 September lalu tak hanya merusak permukiman dan infrastruktur, tetapi juga memakan korban jiwa.
BNPB melaporkan, enam orang meninggal dunia, tiga orang masih hilang, lima orang mengalami luka berat dan sepuluh orang lainnya luka ringan. Sebanyak 37 kepala keluarga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak berat.
Kerusakan akibat bencana juga meluas ke sektor pertanian dan infrastruktur publik. Sebanyak 66 bidang lahan sawah dan kebun rusak, 16 ruas jalan terputus, enam jembatan dan lima titik irigasi hancur, serta jaringan listrik dan air bersih di kawasan tersebut lumpuh.
Selain bantuan fisik, lanjut Kosmas, yang tak kalah penting adalah pendampingan spiritual maupun psikologis untuk para korban. “Kita doakan yang terbaik bagi korban jiwa dan keluarga yang ditinggalkan. Tuhan menyertai mereka yang sedang berduka,” tutur Magister Manajemen lulusan Universitas Negeri Magelang ini.
Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang Kecamatan Mauponggo 8 September lalu tak hanya merusak permukiman dan infrastruktur, tetapi juga memakan korban jiwa.
BNPB melaporkan, enam orang meninggal dunia, tiga orang masih hilang, lima orang mengalami luka berat dan sepuluh orang lainnya luka ringan. Sebanyak 37 kepala keluarga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak berat.
Kerusakan akibat bencana juga meluas ke sektor pertanian dan infrastruktur publik. Sebanyak 66 bidang lahan sawah dan kebun rusak, 16 ruas jalan terputus, enam jembatan dan lima titik irigasi hancur, serta jaringan listrik dan air bersih di kawasan tersebut lumpuh.
(rca)
Lihat Juga :