3 Orang Hilang saat Demo Agustus, Yusril Ngaku Sudah Koordinasi dengan Polri
Selasa, 16 September 2025 - 19:11 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah berkoordinasi dengan Polri terkait tiga orang yang dikabarkan hilang usai aksi unjuk rasa berujung rusuh pada akhir Agustus. Foto/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah berkoordinasi dengan Polri terkait tiga orang yang dikabarkan hilang usai aksi unjuk rasa berujung rusuh pada akhir Agustus kemarin. Koordinasi juga dilakukan dengan Polda Metro Jaya.
"Kami pagi ini melakukan koordinasi dengan Polda dan juga koordinasi dengan Mabes Polri mengenai keberadaan dari tiga orang itu," kata Yusril di kantornya, Selasa (16/9/2025).
Dia mengatakan, Polri sudah mengantongi nama-nama orang tersebut meski belum menerima laporan orang hilang. "Nama-namanya kan sudah dimiliki oleh Kepolisian dan juga sudah disebut-sebut oleh KontraS dengan tiga orang yang hilang itu walaupun memang setelah dibuka pos laporan itu lebih kurang seminggu, belum ada keluarga yang melapor kepada pos pelaporan yang dibentuk oleh Kepolisian itu," ujarnya.
Baca juga: Data KontraS soal 3 Orang Hilang usai Demo Akhir Agustus, Polisi: Belum Ada Laporan
Dia mengimbau kepada keluarga untuk melapor ke polisi jika benar masih dinyatakan hilang. Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang disebutkan hilang untuk segera menginformasikan keberadaannya jika dalam kondisi baik-baik saja.
"Lebih baik kita imbau kepada mereka yang hilang yang tiga orang itu segera untuk melaporkan diri kalau memang sekiranya mereka dalam keadaan sehat walafiat dan bebas," ucapnya.
"Tapi kalau misalnya mereka betul-betul hilang tanpa jejak, keluarga juga memang melaporkan, polisi juga akan mencari keberadaan mereka dan kami sudah melakukan koordinasi hari ini untuk mem-follow up mereka yang sampai hari ini disangka hilang itu mudah-mudahan bisa ditemukan segera," sambungnya.
Diketahui, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melalui akun Instagram resminya menyatakan masih ada tiga orang hilang usai aksi unjuk rasa berujung rusuh akhir Agustus lalu.
Tiga orang tersebut adalah Bima Permana Putra lokasi terakhir di Glodok Jakarta Barat hilang sejak 31 Agustus 2025. Kemudian, M. Farhan Hamid lokasi terakhir di Brimob Kwitang Jakarta Pusat hilang sejak 31 Agustus 2025.
Selanjutnya, Reno Syahputeradewo lokasi terakhir di Brimob Kwitang Jakarta Pusat hilang sejak 30 Agustus 2025.
"Kami pagi ini melakukan koordinasi dengan Polda dan juga koordinasi dengan Mabes Polri mengenai keberadaan dari tiga orang itu," kata Yusril di kantornya, Selasa (16/9/2025).
Dia mengatakan, Polri sudah mengantongi nama-nama orang tersebut meski belum menerima laporan orang hilang. "Nama-namanya kan sudah dimiliki oleh Kepolisian dan juga sudah disebut-sebut oleh KontraS dengan tiga orang yang hilang itu walaupun memang setelah dibuka pos laporan itu lebih kurang seminggu, belum ada keluarga yang melapor kepada pos pelaporan yang dibentuk oleh Kepolisian itu," ujarnya.
Baca juga: Data KontraS soal 3 Orang Hilang usai Demo Akhir Agustus, Polisi: Belum Ada Laporan
Dia mengimbau kepada keluarga untuk melapor ke polisi jika benar masih dinyatakan hilang. Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada pihak-pihak yang disebutkan hilang untuk segera menginformasikan keberadaannya jika dalam kondisi baik-baik saja.
"Lebih baik kita imbau kepada mereka yang hilang yang tiga orang itu segera untuk melaporkan diri kalau memang sekiranya mereka dalam keadaan sehat walafiat dan bebas," ucapnya.
"Tapi kalau misalnya mereka betul-betul hilang tanpa jejak, keluarga juga memang melaporkan, polisi juga akan mencari keberadaan mereka dan kami sudah melakukan koordinasi hari ini untuk mem-follow up mereka yang sampai hari ini disangka hilang itu mudah-mudahan bisa ditemukan segera," sambungnya.
Diketahui, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) melalui akun Instagram resminya menyatakan masih ada tiga orang hilang usai aksi unjuk rasa berujung rusuh akhir Agustus lalu.
Tiga orang tersebut adalah Bima Permana Putra lokasi terakhir di Glodok Jakarta Barat hilang sejak 31 Agustus 2025. Kemudian, M. Farhan Hamid lokasi terakhir di Brimob Kwitang Jakarta Pusat hilang sejak 31 Agustus 2025.
Selanjutnya, Reno Syahputeradewo lokasi terakhir di Brimob Kwitang Jakarta Pusat hilang sejak 30 Agustus 2025.
(rca)
Lihat Juga :