Pelican Crossing Stasiun Cikini Permudah Pengguna KRL, Pramono: Tidak Perlu Lagi Berputar Jauh
Senin, 15 September 2025 - 12:31 WIB
loading...
Keberadaan pelican crossing atau penyeberangan orang dengan rambu lalu lintas di Stasiun Cikini mempermudah akses pengguna kereta rel listrik (KRL). Foto/Dok KAI Daop I Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Keberadaan pelican crossing atau penyeberangan orang dengan rambu lalu lintas di Stasiun Cikini mempermudah akses pengguna kereta rel listrik (KRL). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pengguna KRL tidak perlu lagi berputar jauh untuk mengakses Stasiun Cikini, Jakarta Pusat.
Hal itu sebagai solusi atas keluhan pengguna KRL usai KAI Daop I Jakarta melakukan peninggian pagar agar tidak dilompati. "Cikini yang kemarin juga mendapatkan keluhan karena pagarnya ditinggikan, sehingga orang kesulitan,” kata Pramono di Kantor Disgulkarmat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).
“Maka saya bersama dengan jajaran Balai Kota telah memutuskan kita buat Zebra Cross/Pelican Crossing di sana dan kita buka. Sehingga demikian masyarakat sekarang ini kalau ke Cikini tidak perlu lagi muter yang terlalu jauh, mereka bisa langsung masuk ke Cikini," sambungnya.
![Pelican Crossing Stasiun Cikini Permudah Pengguna KRL, Pramono: Tidak Perlu Lagi Berputar Jauh]()
Baca juga: Kabar Baik untuk Anker, Pramono Pertimbangkan Bangun JPO dan Perbanyak Akses Stasiun Cikini
Pramono mengimbau pengguna KRL tetap mematuhi aturan rambu lalu lintas ketika menyeberang menuju akses Stasiun Cikini. "Zebra Cross-nya sudah kita selesaikan. Silakan dilihat di lapangan," ucapnya.
![Pelican Crossing Stasiun Cikini Permudah Pengguna KRL, Pramono: Tidak Perlu Lagi Berputar Jauh]()
Sementara itu, Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyebut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) menghormati serta mendukung setiap langkah pemerintah maupun otoritas terkait dalam upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi masyarakat di sekitar kawasan Stasiun Cikini.
"Pembukaan pagar pembatas serta pemasangan fasilitas pelican cross merupakan bagian dari penataan kawasan yang diharapkan dapat mengatur arus lalu lintas kendaraan maupun pergerakan pejalan kaki secara lebih tertib dan aman," ucap Ixfan.
Meski demikian, KAI Daop 1 Jakarta menilai perlu adanya evaluasi terhadap potensi dampak yang mungkin timbul, antara lain kemacetan lalu lintas maupun aspek keselamatan bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
Pada prinsipnya, KAI Daop 1 Jakarta siap berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberadaan fasilitas baru tersebut benar-benar mendukung keselamatan, keteraturan, dan kenyamanan masyarakat, baik bagi pengguna jasa kereta api maupun warga sekitar.
"Sebagai masukan, KAI Daop 1 Jakarta mengusulkan agar dinas terkait dapat menempatkan petugas pengatur lalu lintas khususnya pada jam-jam sibuk. Kehadiran petugas di lapangan dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, seperti kemacetan, keberadaan pedagang kaki lima, maupun ojek yang berhenti tidak pada tempatnya," jelasnya.
Hal itu sebagai solusi atas keluhan pengguna KRL usai KAI Daop I Jakarta melakukan peninggian pagar agar tidak dilompati. "Cikini yang kemarin juga mendapatkan keluhan karena pagarnya ditinggikan, sehingga orang kesulitan,” kata Pramono di Kantor Disgulkarmat, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).
“Maka saya bersama dengan jajaran Balai Kota telah memutuskan kita buat Zebra Cross/Pelican Crossing di sana dan kita buka. Sehingga demikian masyarakat sekarang ini kalau ke Cikini tidak perlu lagi muter yang terlalu jauh, mereka bisa langsung masuk ke Cikini," sambungnya.

Baca juga: Kabar Baik untuk Anker, Pramono Pertimbangkan Bangun JPO dan Perbanyak Akses Stasiun Cikini
Pramono mengimbau pengguna KRL tetap mematuhi aturan rambu lalu lintas ketika menyeberang menuju akses Stasiun Cikini. "Zebra Cross-nya sudah kita selesaikan. Silakan dilihat di lapangan," ucapnya.

Sementara itu, Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyebut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) menghormati serta mendukung setiap langkah pemerintah maupun otoritas terkait dalam upaya meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas bagi masyarakat di sekitar kawasan Stasiun Cikini.
"Pembukaan pagar pembatas serta pemasangan fasilitas pelican cross merupakan bagian dari penataan kawasan yang diharapkan dapat mengatur arus lalu lintas kendaraan maupun pergerakan pejalan kaki secara lebih tertib dan aman," ucap Ixfan.
Meski demikian, KAI Daop 1 Jakarta menilai perlu adanya evaluasi terhadap potensi dampak yang mungkin timbul, antara lain kemacetan lalu lintas maupun aspek keselamatan bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
Pada prinsipnya, KAI Daop 1 Jakarta siap berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keberadaan fasilitas baru tersebut benar-benar mendukung keselamatan, keteraturan, dan kenyamanan masyarakat, baik bagi pengguna jasa kereta api maupun warga sekitar.
"Sebagai masukan, KAI Daop 1 Jakarta mengusulkan agar dinas terkait dapat menempatkan petugas pengatur lalu lintas khususnya pada jam-jam sibuk. Kehadiran petugas di lapangan dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, seperti kemacetan, keberadaan pedagang kaki lima, maupun ojek yang berhenti tidak pada tempatnya," jelasnya.
(rca)
Lihat Juga :