Keistimewaan Jayanagara dan Hayam Wuruk Dua Penguasa Kerajaan Majapahit saat Bertahta

Selasa, 16 September 2025 - 06:49 WIB
loading...
Keistimewaan Jayanagara...
Jayanagara dan Hayam Wuruk memiliki keistimewaan saat naik tahta menjadi Raja Majapahit.
A A A
JAKARTA - Dua Raja Majapahit memiliki keistimewaan saat naik tahta. Tercatat keduanya mendapat jabatan sebagai saja bahkan di usianya yang masih remaja atau bahkan masih anak - anak. Kakawin Nagarakretagama pun turut mengisahkan perjalanan tiga raja muda di Kerajaan Majapahit.

Pada Pupuh 47 Nagarakretagama disebutkan Jayanagara menjadi raja muda pertama saat berkuasa di Kediri, yang merupakan wilayah kekuasaan Majapahit. Ia diangkat sebagai raja muda di Kediri pada 1295. Pengangkatan raja muda dimaksud sebagai pengakuan bahwa raja yang sedang memerintah akan menyerahkan hak atas kerajaan kepada orang yang diangkat sebagai raja muda.

Jika yang bersangkutan telah mencapai usia dewasa atau jika raja yang sedang memerintah mangkat. Raja muda Majapahit pertama Jayanagara sebagaimana dibuktikan di Piagam Kertarajasa tahun 1305 lempengan 3 baris 4 yang berbunyi Sri Jayanagara Dahanaputra Pratisthitamita balawirya.

Baca juga: Kisah Raja Hayam Wuruk Satukan Tiga Aliran Agama Berbeda di Majapahit

Sebagaimana dikutip dari buku "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" dari tulisan Prof. Slamet Muljana, raja muda kedua adalah Hayam Wuruk yang dinobatkan sebagai raja muda di Kahuripan (Jiwana) dengan nama raja abhiseka Sri Rajasanagara seperti yang tercatat dalam piagam O.J.O LXXXIV, bagian muka baris 9 yang berbunyi Jiwanarajya patistha Dyah Hayam Wuruk Bhatara Sri Rajasanagara nama rajabhiseka.

Dimana pengangkatan raja muda tidak bergantung pada tingkaran usia. Mengingat baik Jayanagara maupun Hayam Wuruk naik tahta saat masih usia anak-anak. Pemerintahan di negara bawahan yang bersangkutan dijalankan oleh patih dan para menteri.

Baca juga: Kisah Raja Hayam Wuruk Pimpin Rapat Darurat untuk Mencari Pengganti Mahapatih Gajah Mada

Pada zaman Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani, negara bawahan Daha telah diisi oleh Dyah Wiyah Rajadewi Maharajasa Kahuripan, yang secara resmi diperintah oleh Tribhuwana Tunggadewi Jayawisnuwardhani yang menjadi raja di Majapahit.

Demikian pula saat pengangkatan Jayanagara sebagai raja muda di Daha, pada 1295. Pada pertengahan 1293, Daha ditundukkan oleh Nararya Sanggaramawijaya, Jayanagara yang masih anak-anak diangkat sebagai raja muda di Daha, diemban oleh patih Daha Empu Sora.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Tiga Saran Gayatri Wujudkan...
Tiga Saran Gayatri Wujudkan Sumpah Palapa Gajah Mada
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih...
Sosok Mpu Nambi, Mahapatih Pertama Kerajaan Majapahit yang Jago Siasat Perang
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
Rekomendasi
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Berita Terkini
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved