24 Kejadian Bencana Terjadi di Indonesia dalam Sepekan
Minggu, 14 September 2025 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kata dia, di Provinsi Bali jingga Minggu (14/9) pukul 07.00 WIB, korban jiwa meninggal dunia sebanyak 17 jiwa dan 5 orang hilang dan proses pencarian masih dilakukan oleh Basarnas dan OPD terkait. Banjir dilaporkan sudah surut di seluruh lokasi terdampak, Presiden RI Prabowo Subianto juga telah meninjau langsung proses penanganan darurat Banjir Bali.
"Di Kabupaten Nagekeo, hingga Minggu (14/9) pukul 07.00 WIB 3 orang masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Senin (8/9). Upaya pencarian korban hilang masih dilakukan hingga hari ini dengan fokus pencarian berada di sepanjang kali Desa Sawu hingga ke Muara," jelasnya.
Dia menambahkan, korban meninggal dunia sebanyak 5 jiwa dan korban luka-luka sebanyak 3 orang, sebanyak 93 rumah warga hanyut akibat banjir bandang. Desa Sawu merupakan desa terparah yang terdampak banjir bandang dengan jumlah rumah hanyut sebanyak 53 unit.
Selain terputusnya saluran komunikasi yang menjadi kendala utama penanganan, sulitnya akses menuju lokasi kejadian juga memperlambat penanganan darurat. Hingga kini, sudah ada 2 ruas jalan yang dilakukan penanganan pasca banjir bandang dan masih terdapat 3 titik ruas jalan yang akan diperbaiki.
"Bupati Kabupaten Nagekeo telah menetapkan Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Nagekeo terhitung sejak tanggal 9 September hingga 30 September 2025," katanya.
"Di Kabupaten Nagekeo, hingga Minggu (14/9) pukul 07.00 WIB 3 orang masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Senin (8/9). Upaya pencarian korban hilang masih dilakukan hingga hari ini dengan fokus pencarian berada di sepanjang kali Desa Sawu hingga ke Muara," jelasnya.
Dia menambahkan, korban meninggal dunia sebanyak 5 jiwa dan korban luka-luka sebanyak 3 orang, sebanyak 93 rumah warga hanyut akibat banjir bandang. Desa Sawu merupakan desa terparah yang terdampak banjir bandang dengan jumlah rumah hanyut sebanyak 53 unit.
Selain terputusnya saluran komunikasi yang menjadi kendala utama penanganan, sulitnya akses menuju lokasi kejadian juga memperlambat penanganan darurat. Hingga kini, sudah ada 2 ruas jalan yang dilakukan penanganan pasca banjir bandang dan masih terdapat 3 titik ruas jalan yang akan diperbaiki.
"Bupati Kabupaten Nagekeo telah menetapkan Status Tanggap Darurat bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Nagekeo terhitung sejak tanggal 9 September hingga 30 September 2025," katanya.
(shf)
Lihat Juga :