Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bali
Kamis, 11 September 2025 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, lanjut Gus Ipul, pihaknya juga mendirikan dapur umum di Kantor Desa Kusamba Klungkung untuk menyediakan makanan bagi warga yang terdampak banjir. Kemensos juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk verifikasi dan validasi data korban meninggal untuk penyaluran bantuan santunan ahli waris.
"Teman-teman di lapangan melakukan asesmen pada korban luka dan yang meninggal dunia untuk selanjutnya diberikan bantuan dan santunan," jelasnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data sementara per Kamis, 11 September 2025, pukul 11.00 WIB, total korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Bali berjumlah 14 orang. Sementara, yang masih dalam pencarian sebanyak 2 warga.
"Rincian korban meninggal di Kota Denpasar 8 jiwa, Kabupaten Jembrana 2 jiwa, Kabupaten Gianyar 3 jiwa, dan Kabupaten Badung 1 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Sementara, korban yang hilang sebanyak 2 orang teridentifikasi di Kota Denpasar. Sejumlah warga mengungsi di beberapa titik pos pengungsian. "BPBD Bali menginformasikan 562 warga mengungsi, dengan rincian 327 warga di Kabupaten Jembrana dan 235 warga di Kota Denpasar," kata Aam, sapaan akrab Abdul Muhari.
Sementara, Ketua DPR RI Puan Maharani turut berduka atas jatuhnya korban jiwa dan kerugian besar akibat banjir yang melanda sebagian besar wilayah Bali. Ia meminta pemerintah pusat maupun daerah bergerak cepat untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
"Banjir di Bali menelan korban jiwa, merusak rumah warga, melumpuhkan aktivitas perdagangan, bahkan pariwisata yang menjadi nadi ekonomi. Ini bukan sekadar bencana alam, melainkan ujian kapasitas negara dalam melindungi rakyat," kata Puan, Kamis (11/9/2025).
"Teman-teman di lapangan melakukan asesmen pada korban luka dan yang meninggal dunia untuk selanjutnya diberikan bantuan dan santunan," jelasnya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data sementara per Kamis, 11 September 2025, pukul 11.00 WIB, total korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Bali berjumlah 14 orang. Sementara, yang masih dalam pencarian sebanyak 2 warga.
"Rincian korban meninggal di Kota Denpasar 8 jiwa, Kabupaten Jembrana 2 jiwa, Kabupaten Gianyar 3 jiwa, dan Kabupaten Badung 1 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Sementara, korban yang hilang sebanyak 2 orang teridentifikasi di Kota Denpasar. Sejumlah warga mengungsi di beberapa titik pos pengungsian. "BPBD Bali menginformasikan 562 warga mengungsi, dengan rincian 327 warga di Kabupaten Jembrana dan 235 warga di Kota Denpasar," kata Aam, sapaan akrab Abdul Muhari.
Puan Minta Pemerintah Gerak Cepat
Sementara, Ketua DPR RI Puan Maharani turut berduka atas jatuhnya korban jiwa dan kerugian besar akibat banjir yang melanda sebagian besar wilayah Bali. Ia meminta pemerintah pusat maupun daerah bergerak cepat untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
"Banjir di Bali menelan korban jiwa, merusak rumah warga, melumpuhkan aktivitas perdagangan, bahkan pariwisata yang menjadi nadi ekonomi. Ini bukan sekadar bencana alam, melainkan ujian kapasitas negara dalam melindungi rakyat," kata Puan, Kamis (11/9/2025).
Lihat Juga :