DPC PPP Sleman Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis, Tegaskan Dukung Mardiono
Rabu, 10 September 2025 - 23:28 WIB
loading...
Mukercab DPC PPP Sleman mendukung Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono kembali memimpin partai. Foto/SindoNews
A
A
A
YOGYAKARTA - Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sleman yang digelar pada 5 September 2025 menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait arah politik dan konsolidasi partai ke depan. Salah satunya dukungan terhadap Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.
Dalam forum tersebut, Bendahara DPC PPP Sleman Sugiyatno menyampaikan Mukercab menjadi ajang evaluasi pascapilkada dan Pemilu Legislatif 2024 sekaligus penataan ulang struktur partai hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
“Kami melihat ada beberapa PAC yang tidak sejalan dengan DPC. Ke depan, akan dilakukan penataan ulang agar soliditas partai lebih kuat dan tidak ada lagi perpecahan,” ujar Sugiyatno, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Majelis Syariah PPP Serukan Tak Lagi Mengusung Mardiono
Sugiyatno menegaskan, meskipun pada Pemilu 2024 PPP gagal mengirim wakil ke DPR RI, hal ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh kader. Mukercab memutuskan untuk memulai kaderisasi lebih dini agar pada Pemilu 2029 PPP mampu menghadirkan calon-calon legislatif yang lebih kompetitif.
“Kami akui kemarin caleg DPR RI tidak tergarap serius, dan kita kekurangan figur kuat. Ini kegagalan bersama, bukan kesalahan Pak Mardiono semata,” katanya.
Selain itu, forum ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi jadwal Muktamar, Muscab, dan Muswil agar tidak saling berbenturan. Disepakati bahwa Muswil akan digelar enam bulan setelah Muktamar X yang direncanakan pada 27–29 September 2025 di Jakarta.
Baca juga: DPC PPP Mataram - DPW NTB Sepakat Dukung Mardiono Jadi Ketum
Mukercab juga menegaskan Ketua Umum PPP ke depan harus berasal dari kader internal yang memenuhi syarat kepartaian, bukan figur dari luar. “Kalau eksternal mau jadi ketua umum, masuklah dulu sebagai anggota, jangan langsung pimpin partai. Ini soal marwah partai, supaya PPP tidak terkesan jadi partai ‘jualan’,” tegas Sugiyatno.
Dalam konteks pemilihan Ketua Umum PPP, Mukercab DPC PPP Sleman sepakat satu suara untuk mendukung Muhammad Mardiono memimpin PPP secara definitif.
Sugiyatno mengungkapkan, meski memimpin di tengah jalan sebagai Plt, Mardiono dinilai sosok yang bekerja dengan pengorbanan besar, termasuk menggunakan dana pribadi untuk operasional partai karena tidak adanya bantuan politik dan potongan Fraksi di pusat.
“Kami melihat Pak Mardiono luar biasa. Beliau turun ke seluruh wilayah, memobilisasi partai tanpa pamrih. Tokoh seperti inilah yang dibutuhkan PPP agar bisa bangkit,” pungkasnya.
Dengan keputusan ini, DPC PPP Sleman memastikan akan mengawal penuh pencalonan Muhamad Mardiono di Muktamar X dan mendorong konsolidasi menyeluruh untuk menyongsong Pemilu 2029.
Dalam forum tersebut, Bendahara DPC PPP Sleman Sugiyatno menyampaikan Mukercab menjadi ajang evaluasi pascapilkada dan Pemilu Legislatif 2024 sekaligus penataan ulang struktur partai hingga ke tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC).
“Kami melihat ada beberapa PAC yang tidak sejalan dengan DPC. Ke depan, akan dilakukan penataan ulang agar soliditas partai lebih kuat dan tidak ada lagi perpecahan,” ujar Sugiyatno, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Majelis Syariah PPP Serukan Tak Lagi Mengusung Mardiono
Sugiyatno menegaskan, meskipun pada Pemilu 2024 PPP gagal mengirim wakil ke DPR RI, hal ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh kader. Mukercab memutuskan untuk memulai kaderisasi lebih dini agar pada Pemilu 2029 PPP mampu menghadirkan calon-calon legislatif yang lebih kompetitif.
“Kami akui kemarin caleg DPR RI tidak tergarap serius, dan kita kekurangan figur kuat. Ini kegagalan bersama, bukan kesalahan Pak Mardiono semata,” katanya.
Selain itu, forum ini juga menyoroti perlunya sinkronisasi jadwal Muktamar, Muscab, dan Muswil agar tidak saling berbenturan. Disepakati bahwa Muswil akan digelar enam bulan setelah Muktamar X yang direncanakan pada 27–29 September 2025 di Jakarta.
Baca juga: DPC PPP Mataram - DPW NTB Sepakat Dukung Mardiono Jadi Ketum
Mukercab juga menegaskan Ketua Umum PPP ke depan harus berasal dari kader internal yang memenuhi syarat kepartaian, bukan figur dari luar. “Kalau eksternal mau jadi ketua umum, masuklah dulu sebagai anggota, jangan langsung pimpin partai. Ini soal marwah partai, supaya PPP tidak terkesan jadi partai ‘jualan’,” tegas Sugiyatno.
Dalam konteks pemilihan Ketua Umum PPP, Mukercab DPC PPP Sleman sepakat satu suara untuk mendukung Muhammad Mardiono memimpin PPP secara definitif.
Sugiyatno mengungkapkan, meski memimpin di tengah jalan sebagai Plt, Mardiono dinilai sosok yang bekerja dengan pengorbanan besar, termasuk menggunakan dana pribadi untuk operasional partai karena tidak adanya bantuan politik dan potongan Fraksi di pusat.
“Kami melihat Pak Mardiono luar biasa. Beliau turun ke seluruh wilayah, memobilisasi partai tanpa pamrih. Tokoh seperti inilah yang dibutuhkan PPP agar bisa bangkit,” pungkasnya.
Dengan keputusan ini, DPC PPP Sleman memastikan akan mengawal penuh pencalonan Muhamad Mardiono di Muktamar X dan mendorong konsolidasi menyeluruh untuk menyongsong Pemilu 2029.
(cip)
Lihat Juga :