Kawasan Kemayoran Jakarta Bakal Dibenahi Jadi Pusat Bisnis Modern
Rabu, 10 September 2025 - 20:29 WIB
loading...
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan mengatakan kawasan Kemayoran Jakarta akan dibenahi menjadi pusat bisnis modern dan kawasan hijau. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kawasan Kemayoran , yang berlokasi di Jakarta Pusat bakal benahi. Revitalisasi berbasis ekonomi hijau akan dilakukan di empat zona yang ada di wilayah ini.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan mengatakan potensi besar akan digali pihaknya di kawasan yang memiliki luas sekitar 450 hektare.
“Ini akan menjadi magnet investasi di Ibu Kota yang berbasis hijau, bersih, aman, dan nyaman,” kata Teddy, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Pameran Musik dan Teknologi Hiburan di Kemayoran Manjakan Pelaku Industri Kreatif
Sejauh ini dengan aset senilai Rp200 triliun, Teddy menyebut ada 30% wilayahnya yang belum tergali. Bila itu dimaksimalkan, pihaknya yakin paling rendah ratusan miliar rupiah bisa didapat dari kawasan ini setiap tahunnya.
Karena itulah pihaknya mencoba menarik investor, di antaranya 16 pengusaha Cina dan beberapa korporasi besar yang menyatakan minat dan telah mensurvei kawasan itu.
Meski demikian, Teddy enggan terburu-buru. Pihaknya tengah mencoba menyeleksi ketat calon investor. Menurut Teddy, siapa pun yang berkomitmen terhadap pembangunan negara serta keuangan sehat, maka pemberian kelola aset secara BLU bakal diberikan.
Baca juga: Sarinah Bawa Experience Booth dan Kreativitas Lokal ke Panggung Lalala Festival 2025
“Tahun ini saja kami ditargetkan PNBP nyaris Rp300 miliar dengan catatan 50% telah tercapai. Kami optimistis dengan sisa 4 bulan, maka semuanya akan tercapai,” ucapnya.
Teddy memaparkan kawasan Kemayoran sendiri telah dilengkapi dengan akses jalan utama, utilitas dasar, serta kedekatan strategis dengan pelabuhan, bandara, dan pusat kota yang mendukung efisiensi logistik dan distribusi.
Selain itu, sejauh kawasan ini telah alami peningkatan fasilitas publik, integrasi dengan moda transportasi massal, serta penataan kawasan ramah pejalan kaki untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas aktivitas bisnis.
Tak hanya dikembangkan sebagai kawasan bisnis modern, Kemayoran juga menghadirkan konsep kawasan hijau yang mendukung kualitas hidup dan daya tarik investasi.
Kehadiran Hutan Kota Kemayoran (Utan Kemayoran) sebagai ruang terbuka hijau dan Lapangan Golf Kemayoran sebagai fasilitas rekreasi sekaligus sport tourism, menjadi penyeimbang antara kebutuhan bisnis dan lingkungan.
Kombinasi antara pusat bisnis yang strategis dengan ruang hijau yang asri menjadikan Kemayoran tidak hanya kompetitif secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan sebagai destinasi investasi jangka panjang.
“Kami menerapkan strategi berbasis inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Langkah ini tidak hanya mendorong investasi jangka panjang, tetapi juga memastikan kawasan Kemayoran berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan mengatakan potensi besar akan digali pihaknya di kawasan yang memiliki luas sekitar 450 hektare.
“Ini akan menjadi magnet investasi di Ibu Kota yang berbasis hijau, bersih, aman, dan nyaman,” kata Teddy, Rabu (10/9/2025).
Baca juga: Pameran Musik dan Teknologi Hiburan di Kemayoran Manjakan Pelaku Industri Kreatif
Sejauh ini dengan aset senilai Rp200 triliun, Teddy menyebut ada 30% wilayahnya yang belum tergali. Bila itu dimaksimalkan, pihaknya yakin paling rendah ratusan miliar rupiah bisa didapat dari kawasan ini setiap tahunnya.
Karena itulah pihaknya mencoba menarik investor, di antaranya 16 pengusaha Cina dan beberapa korporasi besar yang menyatakan minat dan telah mensurvei kawasan itu.
Meski demikian, Teddy enggan terburu-buru. Pihaknya tengah mencoba menyeleksi ketat calon investor. Menurut Teddy, siapa pun yang berkomitmen terhadap pembangunan negara serta keuangan sehat, maka pemberian kelola aset secara BLU bakal diberikan.
Baca juga: Sarinah Bawa Experience Booth dan Kreativitas Lokal ke Panggung Lalala Festival 2025
“Tahun ini saja kami ditargetkan PNBP nyaris Rp300 miliar dengan catatan 50% telah tercapai. Kami optimistis dengan sisa 4 bulan, maka semuanya akan tercapai,” ucapnya.
Teddy memaparkan kawasan Kemayoran sendiri telah dilengkapi dengan akses jalan utama, utilitas dasar, serta kedekatan strategis dengan pelabuhan, bandara, dan pusat kota yang mendukung efisiensi logistik dan distribusi.
Selain itu, sejauh kawasan ini telah alami peningkatan fasilitas publik, integrasi dengan moda transportasi massal, serta penataan kawasan ramah pejalan kaki untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas aktivitas bisnis.
Tak hanya dikembangkan sebagai kawasan bisnis modern, Kemayoran juga menghadirkan konsep kawasan hijau yang mendukung kualitas hidup dan daya tarik investasi.
Kehadiran Hutan Kota Kemayoran (Utan Kemayoran) sebagai ruang terbuka hijau dan Lapangan Golf Kemayoran sebagai fasilitas rekreasi sekaligus sport tourism, menjadi penyeimbang antara kebutuhan bisnis dan lingkungan.
Kombinasi antara pusat bisnis yang strategis dengan ruang hijau yang asri menjadikan Kemayoran tidak hanya kompetitif secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan sebagai destinasi investasi jangka panjang.
“Kami menerapkan strategi berbasis inovasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Langkah ini tidak hanya mendorong investasi jangka panjang, tetapi juga memastikan kawasan Kemayoran berkembang secara berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
(cip)
Lihat Juga :