Banjir Terjang Bali, BNPB: 2 Meninggal Dunia, 623 Jiwa Terdampak
Rabu, 10 September 2025 - 13:42 WIB
loading...
Banjir besar di Bali mengakibatkan dua warga meninggal dunia, Selasa (9/9/2025) malam. Bencana terjadi setelah hujan lebat pada hari itu, pukul 23.15 WIB. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
DENPASAR - Banjir besar di Bali mengakibatkan dua warga meninggal dunia, Selasa (9/9/2025) malam. Bencana terjadi setelah hujan lebat pada hari itu, pukul 23.15 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau banjir melanda empat wilayah administrasi kota dan kabupaten di Provinsi Bali. "Wilayah terdampak banjir berada di Kabupaten Jembrana, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Kota Denpasar," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (10/9/2025).
Aam, sapaan Abdul Muhari, mengungkapkan data sementara yang diterima BNPB pada Rabu (10/9/2025) pukul 11.30 WIB menyebutkan dua warga meninggal dan 103 KK (200 jiwa) terdampak di Kabupaten Jembrana.
Baca Juga: Denpasar Dikepung Banjir, Underpass Dewa Ruci Bali Lumpuh
Selain itu, BPBD mencatat 85 warga mengungsi di beberapa titik di Kabupaten Jembrana, di antaranya Pos Balai Desa Yeh Kuning 10 jiwa, Pos Balai Banjar Yeh Kuning 10 jiwa, Musala Assidiqie 40 jiwa, dan Musala Darul Mustofa 25 jiwa.
Sedangkan di Kabupaten Klungkung, sebanyak 104 KK (432 jiwa) jiwa terdampak. Artinya, total sebanyak 632 orang terdampak banjir. Sementara itu, wilayah lain masih dalam proses pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Berikut ini wilayah kecamatan yang terdampak banjir di Provinsi Bali:
1. Empat kecamatan di Kota Denpasar, yaitu Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat.
2. Di wilayah Kabupaten Jembrana, banjir melanda Kecamatan Jembrana.
3. Sedangkan daerah lain yakni Kecamatan Sukawati di Kabupaten Gianyar, Kecamatan Kediri di Kabupaten Tabanan dan Kecamatan Dawan di Kabupaten Klungkung.
Menyikapi bencana tersebut, BPBD setempat masih melakukan upaya penanganan darurat. BPBD Provinsi Bali turut mendukung BPBD kabupaten dan kota untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik.
Kondisi terkini pada Rabu pagi (10/9/2025), banjir masih menggenangi wilayah-wilayah terdampak. BNPB telah memantau situasi penanganan banjir dan berkoordinasi dengan BPBD setempat.
Melihat pemantauan potensi cuaca, wilayah Bali pada hari ini (10/9/2025) hingga pukul 16.00 Wita masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.
Peringatan dini cuaca teridentifikasi berada di beberapa wilayah Bali, seperti Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng, dan Kota Denpasar.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, maupun angin kencang. Warga dapat memantau informasi cuaca dari sumber resmi pemerintah untuk kesiapsiagaan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memantau banjir melanda empat wilayah administrasi kota dan kabupaten di Provinsi Bali. "Wilayah terdampak banjir berada di Kabupaten Jembrana, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Kota Denpasar," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Rabu (10/9/2025).
Aam, sapaan Abdul Muhari, mengungkapkan data sementara yang diterima BNPB pada Rabu (10/9/2025) pukul 11.30 WIB menyebutkan dua warga meninggal dan 103 KK (200 jiwa) terdampak di Kabupaten Jembrana.
Baca Juga: Denpasar Dikepung Banjir, Underpass Dewa Ruci Bali Lumpuh
Selain itu, BPBD mencatat 85 warga mengungsi di beberapa titik di Kabupaten Jembrana, di antaranya Pos Balai Desa Yeh Kuning 10 jiwa, Pos Balai Banjar Yeh Kuning 10 jiwa, Musala Assidiqie 40 jiwa, dan Musala Darul Mustofa 25 jiwa.
Sedangkan di Kabupaten Klungkung, sebanyak 104 KK (432 jiwa) jiwa terdampak. Artinya, total sebanyak 632 orang terdampak banjir. Sementara itu, wilayah lain masih dalam proses pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Berikut ini wilayah kecamatan yang terdampak banjir di Provinsi Bali:
1. Empat kecamatan di Kota Denpasar, yaitu Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat.
2. Di wilayah Kabupaten Jembrana, banjir melanda Kecamatan Jembrana.
3. Sedangkan daerah lain yakni Kecamatan Sukawati di Kabupaten Gianyar, Kecamatan Kediri di Kabupaten Tabanan dan Kecamatan Dawan di Kabupaten Klungkung.
Menyikapi bencana tersebut, BPBD setempat masih melakukan upaya penanganan darurat. BPBD Provinsi Bali turut mendukung BPBD kabupaten dan kota untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik.
Kondisi terkini pada Rabu pagi (10/9/2025), banjir masih menggenangi wilayah-wilayah terdampak. BNPB telah memantau situasi penanganan banjir dan berkoordinasi dengan BPBD setempat.
Melihat pemantauan potensi cuaca, wilayah Bali pada hari ini (10/9/2025) hingga pukul 16.00 Wita masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang.
Peringatan dini cuaca teridentifikasi berada di beberapa wilayah Bali, seperti Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng, dan Kota Denpasar.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada terhadap ancaman bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, maupun angin kencang. Warga dapat memantau informasi cuaca dari sumber resmi pemerintah untuk kesiapsiagaan.
(zik)
Lihat Juga :