Dirjen Polpum Kemendagri Apresiasi Pemkab Bekasi Perkuat Peran Satlinmas dan Siskamling
Selasa, 09 September 2025 - 22:56 WIB
loading...
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar mengapresiasi Forkopimda Kabupaten Bekasi yang memperkuat peran Satlinmas dan Siskamling. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Muhammad Tito Karnavian mengimbau agar peran anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di desa/kelurahan hingga RT/RW ditingkatkan. Hal itu untuk membantu terciptanya kondusivitas ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah melalui Siskamling.
Terkait hal itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri Bahtiar menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kabupaten Bekasi yang proaktif menindaklanjuti arahan Mendagri pada 30 Agustus 2025 yang lalu.
“Kami apresiasi jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi sebenarnya sudah melaksanakan arahan Bapak Mendagri pada 30 Agustus 2025”, ujarnya di hadapan jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi bertempat di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: Mendagri Tekankan Pentingnya Pemda Jawab Kritik dengan Humanis
Bahtiar mempertegas kembali apa yang menjadi arahan Mendagri tersebut di antaranya melaksanakan rakor bersama jajaran Forkopimda, duduk bersama dengan tokoh dan unsur masyarakat yang berpengaruh, doa kedamaian lintas agama, lintas masyarakat dan pemerintah; gerakan pro rakyat, seperti gerakan pasar murah, bansos dan sebagainya.
“Tunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, tidak flexing kemewahan, baik pejabat maupun keluarga. Termasuk tunda semua keberangkatan luar negeri; semua kepala daerah dalam kondisi rawan harus di dalam daerahnya untuk mengendalikan situasi bersama Forkopimda,” katanya.
Baca juga: Situasi Sangat Sensitif, Mendagri Larang Kepala Daerah Bikin Acara Mewah hingga Flexing
Bahtiar menyampaikan dirinya turun langsung ke Kabupaten Bekasi untuk memastikan tindaklanjut Surat Edaran No:300.1.4/e.1/BAK perihal Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusivitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di daerah.
Dalam surat edaran tersebut, kata dia, terdapat poin penting dalam meningkatkan peran serta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat di desa/kelurahan untuk membantu terciptanya kondusivitas ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah.
Oleh karena itu, perlu mengoptimalkan peran Satlinmas dalam membantu Siskamling di tingkat Kecamatan, kelurahan/desa hingga RT/ RW dengan menggiatkan kembali Pos Ronda.
“Pastikan Siskamling aktifkan kembali dari tingkat kecamatan, kelurahan/desa, RT/RW dan tetap lakukan patroli jajaran TNI/Polri. Siskamling bagian dari budaya gotong-royong kebersamaan dan membangun kesadaran masyarakat jaga keamanan lingkungan masing-masing, rasa aman harus dihadirkan kembali, dibangun dari kesadaran masyarakat dan rasa aman salah satunya diciptakan melalui Siskamling”, tegasnya.
Bahtiar juga menghimbau Bupati dan jajaran Forkopimda bisa mengecek langsung terkait Pos Kamling dan hidupkan kembali Siskamling bangun kesadaran masyarakat jaga keamanan dan tetap dibina oleh Babinsa dan Babinkamtibmas serta unsur masyarakat lainnya.
Pada Kesempatan yang sama, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menjelaskan, jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi dan unsur masyarakat lainnya sinergis selama ini. “Alhamdulillah Kabupaten Bekasi yang memiliki 23 kecamatan dalam kondisi aman dan kondusif, Kabupaten Bekasi memiliki industri terbesar Se-Asia Tenggara tentunya jika terjadi masalah keamanan dan kerusuhan akan berdampak luas”, ungkapnya.
Bahtiar juga menuturkan jajaran Forkopimda pascaarahan Mendagri pada kesempatan pertama melakukan Rakor dengan jajaran Forkopimda, melaksanakan Salat Taubat, Salat Hajat, do’a bersama untuk membangun ketenangan batin masyarakat dengan melibatkan FKDM, FKUB, FPK dan forum lainnya. Selain itu jajaran Polres melaksanakan apel bersama dan melakukan pendekatan dengan berbagai elemen masyarakat.
Bahtiar menambahkan, Kabupaten Bekasi membuat tagline #jagabekasi. “Menjaga keamanan Kabupaten Bekasi tidak bisa mengandalkan aparat keamanan, tetapi membangun secara sosial masyarakat salah satunya melalui Siskamling menjadi penting”, pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Wakil Bupati Asep Surya Atmaja, Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Aang Witarsa Rofik, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bekasi Ani Gustini.
Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, Pasi Ops Kodim 0509 Kabupaten Bekasi Nurpatoni, Kepala Sub Seksi Sosial Politik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Imanuel Wisnu, Koordinator Wilayah Bekasi Binda Jawa Barat Kolonel Totok Noriyanto, Perwakilan FKDM, FKUB dan FPK.
Terkait hal itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri Bahtiar menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kabupaten Bekasi yang proaktif menindaklanjuti arahan Mendagri pada 30 Agustus 2025 yang lalu.
“Kami apresiasi jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi sebenarnya sudah melaksanakan arahan Bapak Mendagri pada 30 Agustus 2025”, ujarnya di hadapan jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi bertempat di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Selasa (9/9/2025).
Baca juga: Mendagri Tekankan Pentingnya Pemda Jawab Kritik dengan Humanis
Bahtiar mempertegas kembali apa yang menjadi arahan Mendagri tersebut di antaranya melaksanakan rakor bersama jajaran Forkopimda, duduk bersama dengan tokoh dan unsur masyarakat yang berpengaruh, doa kedamaian lintas agama, lintas masyarakat dan pemerintah; gerakan pro rakyat, seperti gerakan pasar murah, bansos dan sebagainya.
“Tunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, tidak flexing kemewahan, baik pejabat maupun keluarga. Termasuk tunda semua keberangkatan luar negeri; semua kepala daerah dalam kondisi rawan harus di dalam daerahnya untuk mengendalikan situasi bersama Forkopimda,” katanya.
Baca juga: Situasi Sangat Sensitif, Mendagri Larang Kepala Daerah Bikin Acara Mewah hingga Flexing
Bahtiar menyampaikan dirinya turun langsung ke Kabupaten Bekasi untuk memastikan tindaklanjut Surat Edaran No:300.1.4/e.1/BAK perihal Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusivitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di daerah.
Dalam surat edaran tersebut, kata dia, terdapat poin penting dalam meningkatkan peran serta anggota Satuan Perlindungan Masyarakat di desa/kelurahan untuk membantu terciptanya kondusivitas ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di daerah.
Oleh karena itu, perlu mengoptimalkan peran Satlinmas dalam membantu Siskamling di tingkat Kecamatan, kelurahan/desa hingga RT/ RW dengan menggiatkan kembali Pos Ronda.
“Pastikan Siskamling aktifkan kembali dari tingkat kecamatan, kelurahan/desa, RT/RW dan tetap lakukan patroli jajaran TNI/Polri. Siskamling bagian dari budaya gotong-royong kebersamaan dan membangun kesadaran masyarakat jaga keamanan lingkungan masing-masing, rasa aman harus dihadirkan kembali, dibangun dari kesadaran masyarakat dan rasa aman salah satunya diciptakan melalui Siskamling”, tegasnya.
Bahtiar juga menghimbau Bupati dan jajaran Forkopimda bisa mengecek langsung terkait Pos Kamling dan hidupkan kembali Siskamling bangun kesadaran masyarakat jaga keamanan dan tetap dibina oleh Babinsa dan Babinkamtibmas serta unsur masyarakat lainnya.
Pada Kesempatan yang sama, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menjelaskan, jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi dan unsur masyarakat lainnya sinergis selama ini. “Alhamdulillah Kabupaten Bekasi yang memiliki 23 kecamatan dalam kondisi aman dan kondusif, Kabupaten Bekasi memiliki industri terbesar Se-Asia Tenggara tentunya jika terjadi masalah keamanan dan kerusuhan akan berdampak luas”, ungkapnya.
Bahtiar juga menuturkan jajaran Forkopimda pascaarahan Mendagri pada kesempatan pertama melakukan Rakor dengan jajaran Forkopimda, melaksanakan Salat Taubat, Salat Hajat, do’a bersama untuk membangun ketenangan batin masyarakat dengan melibatkan FKDM, FKUB, FPK dan forum lainnya. Selain itu jajaran Polres melaksanakan apel bersama dan melakukan pendekatan dengan berbagai elemen masyarakat.
Bahtiar menambahkan, Kabupaten Bekasi membuat tagline #jagabekasi. “Menjaga keamanan Kabupaten Bekasi tidak bisa mengandalkan aparat keamanan, tetapi membangun secara sosial masyarakat salah satunya melalui Siskamling menjadi penting”, pungkasnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Wakil Bupati Asep Surya Atmaja, Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Aang Witarsa Rofik, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bekasi Ani Gustini.
Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP Alin Kuncoro, Pasi Ops Kodim 0509 Kabupaten Bekasi Nurpatoni, Kepala Sub Seksi Sosial Politik Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Imanuel Wisnu, Koordinator Wilayah Bekasi Binda Jawa Barat Kolonel Totok Noriyanto, Perwakilan FKDM, FKUB dan FPK.
(cip)
Lihat Juga :