Kisah Gajah Mada Menapaki Karier dari Bawah hingga Jadi Mahapatih Majapahit

Senin, 08 September 2025 - 05:44 WIB
loading...
Kisah Gajah Mada Menapaki...
Gajah Mada yang datang bukan dari keturunan bangsawan. Dia memulai dari jabatan di wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit hingga akhirnya menjadi Mahapatih. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
SOSOK Gajah Mada dikenal menjadi Mahapatih Kerajaan Majapahit yang membantu Raja Hayam Wuruk mengantarkan ke masa kejayaan. Tapi sebelum menjadi pejabat tinggi satu level di bawah raja atau mungkin saat ini seperti wakil presiden di suatu negara, Gajah Mada meniti karier politiknya dari bawah.

Gajah Mada yang datang bukan dari keturunan bangsawan memulai dari jabatan di wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Saat itu kebetulan Gajah Mada diketahui menjadi pejabat di wilayah Kahuripan. Kebetulan wilayah ini dahulunya merupakan suatu kerajaan yang kekuasaannya dibagi oleh Airlangga.

Baca juga: Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh

Saat itu Kahuripan dibagi wilayahnya menjadi Kerajaan Janggala dan Kadiri. Di masa pemerintahan Mapanji Jayabhaya, wilayah Kahuripan kembali utuh sesudah Mapanji Jayabaya berhasil menaklukkan Janggala. Sesudah Kadiri runtuh, Kahuripan menjadi wilayah Singasari.

Kahuripan pun berakhir menjadi wilayah Majapahit sesudah Dyah Wijaya berhasil menaklukkan Jayakatwang, yang berkuasa di wilayah Kerajaan Kadiri, usai pemberontakan di Kerajaan Singasari saat masa pemerintahan Kertanagara.

Dikutip dari buku "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada", semasa pemerintahan Jayanagara, Kahuripan di bawah kekuasaan Gajah Mada. Kala itu, Gajah Mada mendapat jabatan baru dari pimpinan Bhayangkara menjadi Patih Kahuripan sesudah berhasil menumpas pemberontakan Ra Kuti dan membunuh Mahapati.

Baca juga: Kisah Cinta Gajah Mada dengan 4 Wanita yang Menggemparkan

Dua tahun kemudian, Gajah Mada yang disebut oleh Serat Pararaton sebagai Gajah Mada tersebut menjadi Patih Daha. Pendapat tersebut mengacu Serat Pararaton bagian 8 yang dikisahkan sesudah raja pulang, maka Gajah Mada tak lagi menjadi kepala pasukan Bhayangkara.

Selanjutnya dua bulan lamanya ia mendapat cuti dibebaskan dari kewajiban, ia dipindah menjadi patih di Kahuripan, dua tahun lamanya menjadi patih itu. Sang Arya Tilam, patih di Daha meninggal dunia, Gajah Mada menggantinya. Gajag Mada ditempatkan menjadi patih di Daha, dan Patih Mangkubumi Sang Arya Tadah menyetujui. Dialah yang menyokong Gajah Mada menjadi patih di Daha itu.

Bila merunut Serat Pararaton di muka, maka amatlah jelas bahwa karier Gajah Mada sangat cemerlang sesudah berhasil menyelamatkan Jayanagara dari pemberontakan Ra Kuti. Di mana sesudah menjadi pimpinan Bhayangkara, Gajah Mada menjadi Patih di Kahuripan yang semula menjadi ibu kota Janggala atau sebagai wilayah kekuasaan Airlangga.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Rekomendasi
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Messi Puji Penampilan...
Messi Puji Penampilan Kiper Fenomenal Cape Verde di Piala Dunia 2026, Vozinha: Kata-katanya Sangat Berarti
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved