Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh

Minggu, 07 September 2025 - 06:44 WIB
loading...
Kisah Penyamaran Jenderal...
Jenderal Kopassus Letjen (Purn) Sutiyoso merupakan salah satu tokoh di militer yang memiliki pengalaman heroik dan menegangkan di berbagai medan operasi. Foto/Ist
A A A
JENDERAL Kopassus Letjen (Purn) Sutiyoso merupakan salah satu tokoh di militer Indonesia yang memiliki pengalaman heroik dan menegangkan di berbagai medan operasi. Dedikasi, loyalitas dan keberaniannya saat penugasan mulai dari Timor-Timor hingga Aceh tak perlu diragukan lagi.

Kisah Penyamaran Jenderal Kopassus Sutiyoso saat Menyusup Sendirian ke Wilayah Musuh


Di antara kisah menegangkan itu terjadi saat ditugaskan menyusup ke wilayah musuh di Timor-Timur pada akhir 1974 silam. Kala itu, Sutiyoso menjadi orang pertama yang disusupkan dalam rangka mempersiapkan Operasi Seroja.

Baca juga: Kisah Jenderal Kopassus Letjen Sutiyoso Menyamar Jadi Sopir untuk Tangkap Pimpinan GAM di Pedalaman Aceh

Alumni AKABRI (Akmil) 1968 ini ditugaskan oleh Ketua G-1/Intelijen Hankam Mayjen TNI LB Moerdani menjadi orang pertama yang menyusup ke perbatasan Timtim, seperti dikutip dari buku “Sutiyoso The Field General, Totalitas Prajurit Para Komando”.



Dalam misi ini Sutiyoso yang merupakan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang saat itu berpangkat Kapten dan menjabat sebagai perwira intelijen Kopassus mendapat tugas menyusup ke wilayah musuh tanpa diketahui siapa pun.

Misinya adalah untuk menggali informasi penting mengenai kekuatan lawan. Namun, bukan hanya senjata dan taktik musuh yang menjadi fokus, tetapi juga bagaimana cara ia harus menyamar agar tidak dikenali.

Baca juga: Kisah Asmara Sutiyoso, Jenderal Kopassus yang Kepincut Gadis Bervespa Biru

Dengan keberanian luar biasa, Sutiyoso melakukan hal yang tak terbayangkan oleh banyak orang. Dia menyamar sebagai mahasiswa yang sedang melakukan penelitian.

"Jika saya tertangkap, saya tidak akan kembali hidup," ujar Sutiyoso dalam buku biografinya, dikutip Minggu (7/9/2025).

Setibanya di Atambua, Sutiyoso segera mencari penerjemah untuk membantunya menavigasi medan yang begitu sulit dan berbahaya.

Mereka menunggang kuda, melewati perbukitan dan medan terjal menuju perbatasan Timor Timur. Dari ketinggian, dengan menggunakan teropong kecil, Sutiyoso mengamati dan mencari celah di antara pos penjagaan yang ketat.

Namun, rintangan tak berhenti sampai di situ. Hujan deras yang melanda membuat sungai-sungai meluap, memaksa Sutiyoso terjebak dalam kondisi basah kuyup dan lapar.

Di tengah malam yang dingin, ia hanya bisa menunggu seorang petani yang lewat, lalu memanggang jagung keras yang ia temui di sekitar lokasi. Setibanya di Atambua, ia melaporkan hasil pengamatannya yang sangat berharga.

Tapi misinya belum selesai. Sutiyoso kembali mendapat informasi penting mengenai Pasar Batugede, wilayah yang terletak di dekat perbatasan, tempat di mana orang Indonesia bisa masuk untuk berdagang dengan surat keterangan.

Meskipun perintah tidak mengizinkannya, Sutiyoso memutuskan untuk melanjutkan misi berbahaya ini sendiri.

Dengan menyamar sebagai kuli bangunan yang mengangkut barang-barang pedagang China, Sutiyoso menyelinap ke Batugede, sebuah tempat yang penuh dengan potensi bahaya.

Di sana, dia mengamati gerak-gerik tentara dan polisi Timor Portugis, sambil terus menyesuaikan diri dengan peran yang ia mainkan. Di luar dugaan, sebuah helikopter dari Dili mendarat, membawa polisi militer yang sedang memeriksa para pendatang.

Dengan penuh kewaspadaan, Sutiyoso mengamati dan menyembunyikan identitasnya. Beruntung bagi Sutiyoso, ia berhasil lolos tanpa dicurigai, berkat penyamarannya yang sempurna. Bahkan, rambut panjang yang ia pelihara semakin menambah kepercayaan dirinya untuk tampil sebagai kuli yang tak mencurigakan.

Dari penyusupan ini, Sutiyoso memperoleh informasi berharga tentang benteng Portugis, jenis senjata yang digunakan, dan taktik tentara Timor Portugis. Termasuk dari mana pintu masuk untuk menyerang Batugede jika suatu saat diperlukan. Data intelijen yang dikumpulkan Sutiyoso selanjutnya menjadi kunci dalam perencanaan strategioperasi militer.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
TNI Bantu Berantas Begal,...
TNI Bantu Berantas Begal, Pakar Hukum: Harus Berdasarkan Permintaan Kepolisian
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Hakim Sebut Andrie Yunus...
Hakim Sebut Andrie Yunus Rendahkan Wibawa Pengadilan karena Tak Pernah Hadiri Sidang
Rekomendasi
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Berita Terkini
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved