Olah TKP Rumah Ahmad Sahroni, Akses Jalan Dijaga Ketat Warga
Selasa, 02 September 2025 - 16:13 WIB
loading...
Petugas kepolisian gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara bersama Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Ahmad Sahroni, Selasa (2/9/2025). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Petugas kepolisian gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara bersama Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman Ahmad Sahroni , Selasa (2/9/2025). Akses jalan dijaga ketat warga.
Pantauan di lokasi, tim kepolisian mendatangkan mobil Inafis serta unit SPK untuk memeriksa kondisi rumah yang terletak di Jalan Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Olah TKP ini merupakan tindak lanjut dari kasus perusakan dan penjarahan yang terjadi di kediaman Sahroni, anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan oleh Partai Nasdem.
"Penanganan perkara ini sudah resmi dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Saat ini tim sedang mengumpulkan bukti tambahan di lapangan," ujar seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya.
Baca Juga: Jam Tangan Richard Mille Ahmad Sahroni Dijarah, Harganya Fantastis Rp11,7 Miliar
Situasi di sekitar rumah masih terpantau dijaga ketat. Akses jalan masuk ditutup oleh warga. Hanya penduduk setempat yang diperbolehkan melintas. Sejumlah warga bergantian berjaga di depan gang rumah untuk memastikan keamanan.
"Ini demi menjaga lingkungan tetap kondusif. Hanya warga sekitar yang boleh masuk, selain itu ditolak dulu," kata seorang warga yang ditemui di lokasi.
Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait hasil olah TKP maupun perkembangan terbaru dari kasus yang terjadi pada Sabtu pekan lalu tersebut. Namun, aparat memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur.
Sebelumnya, Ketua RW 06 Kebon Bawang Sugeng Riyanto mengatakan, mayoritas orang yang menjarah rumah Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berasal dari luar wilayahnya.
Ia mengaku sempat mendapat laporan dari salah satu Ketua RT di RW 06, yang menangkap penjarah berasal dari luar DKI Jakarta. "Penjarahan itu adalah rata-rata yang datang ke sana itu orang di luar Kebon Bawang," kata Sugeng kepada wartawan, Senin (1/9/2025).
Pantauan di lokasi, tim kepolisian mendatangkan mobil Inafis serta unit SPK untuk memeriksa kondisi rumah yang terletak di Jalan Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Olah TKP ini merupakan tindak lanjut dari kasus perusakan dan penjarahan yang terjadi di kediaman Sahroni, anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan oleh Partai Nasdem.
"Penanganan perkara ini sudah resmi dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Saat ini tim sedang mengumpulkan bukti tambahan di lapangan," ujar seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya.
Baca Juga: Jam Tangan Richard Mille Ahmad Sahroni Dijarah, Harganya Fantastis Rp11,7 Miliar
Situasi di sekitar rumah masih terpantau dijaga ketat. Akses jalan masuk ditutup oleh warga. Hanya penduduk setempat yang diperbolehkan melintas. Sejumlah warga bergantian berjaga di depan gang rumah untuk memastikan keamanan.
"Ini demi menjaga lingkungan tetap kondusif. Hanya warga sekitar yang boleh masuk, selain itu ditolak dulu," kata seorang warga yang ditemui di lokasi.
Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait hasil olah TKP maupun perkembangan terbaru dari kasus yang terjadi pada Sabtu pekan lalu tersebut. Namun, aparat memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur.
Sebelumnya, Ketua RW 06 Kebon Bawang Sugeng Riyanto mengatakan, mayoritas orang yang menjarah rumah Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berasal dari luar wilayahnya.
Ia mengaku sempat mendapat laporan dari salah satu Ketua RT di RW 06, yang menangkap penjarah berasal dari luar DKI Jakarta. "Penjarahan itu adalah rata-rata yang datang ke sana itu orang di luar Kebon Bawang," kata Sugeng kepada wartawan, Senin (1/9/2025).
(zik)
Lihat Juga :