6.148 Aparat Gabungan Dikerahkan Jaga Gedung DPR Hari Ini
Selasa, 02 September 2025 - 13:08 WIB
loading...
Pengamanan Gedung MPR, DPR, dan DPD RI. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 6.148 aparat gabungan dikerahkan untuk mengawal Gedung DPR /MPR dari unjuk rasa, Selasa (2/9/2025). Pengamanan dilakukan dengan cara humanis tanpa penggunaan senjata api.
"Di DPR 6.148 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Pasukan ini terdiri dari Polri, TNI, hingga unsur Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta. Namun, polisi juga mengingatkan bagi mereka yang mau mengelar aksi supaya tak bertindak anarkistis atau merusak fasilitas umum.
Baca Juga: Wapres Gibran Bagi-bagi Sembako di Gondangdia, Syamsul Senang Sekali
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Artinya, arus kendaraan bisa dialihkan sewaktu-waktu jika terjadi peningkatan massa di lapangan.
Mantan Kapolsek Metro Gambir ini menambahkan, total ada 885 personel yang dikerahkan ke kawasan Patung Kuda (Indosat), Gambir, Jakarta Pusat, guna mengantisipasi adanya demo di sana. "Ada 885 personel," kata Susatyo lagi.
Untuk diketahui, rencana aksi besar yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan hari ini, Selasa, 2 September 2025, resmi dibatalkan.
"Di DPR 6.148 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.
Pasukan ini terdiri dari Polri, TNI, hingga unsur Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta. Namun, polisi juga mengingatkan bagi mereka yang mau mengelar aksi supaya tak bertindak anarkistis atau merusak fasilitas umum.
Baca Juga: Wapres Gibran Bagi-bagi Sembako di Gondangdia, Syamsul Senang Sekali
Selain itu, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Artinya, arus kendaraan bisa dialihkan sewaktu-waktu jika terjadi peningkatan massa di lapangan.
Mantan Kapolsek Metro Gambir ini menambahkan, total ada 885 personel yang dikerahkan ke kawasan Patung Kuda (Indosat), Gambir, Jakarta Pusat, guna mengantisipasi adanya demo di sana. "Ada 885 personel," kata Susatyo lagi.
Untuk diketahui, rencana aksi besar yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan hari ini, Selasa, 2 September 2025, resmi dibatalkan.
(zik)
Lihat Juga :