Pelaku UMKM dan Koperasi di Riau Dapat Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan

Senin, 01 September 2025 - 15:31 WIB
loading...
Pelaku UMKM dan Koperasi...
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspek-Pir) menggelar praktik pembuatan laporan keuangan dan perpajakan bagi UMKM di Provinsi Riau. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspek-Pir) menggelar praktik pembuatan laporan keuangan dan perpajakan bagi UMKM di Provinsi Riau. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Riau (UIR), pada 28 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Aspekpir Indonesia dan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) serta didukung Program Studi Doktor Sains Manajemen program pascasarjana Univesitas Islam Riau dan 100 pelaku UMKM di Provinsi Riau.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja, mengatakan kegiatan ini selaras dengan program Disbun Riau untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM). Defris pun sangat mengapresiasi dan terbantu dengan gelaran ini.

Baca juga: Hasil Riset Sawit yang Didanai BPDP Diharapkan Dapat Diaplikasikan Petani

"Kita berharap ini dapat menambah pengetahuan para peserta dan menciptakan SDM-SDM yang berwawasan dan berilmu pengetahuan," katanya, Senin (1/9/2025).

Menurut Defris, salah satu faktor yang sangat penting dalam usaha kelapa sawit adalah sistem tata kelola. Salah satunya di tubuh lembaga atau koperasi. "Kegiatan ini sangat penting mendukung koperasi dalam berusaha lebih profesional," tandasnya.

Baca juga: SPKS: Petani Harus Kembangkan Produk UMKM Bahan Dasar Kelapa Sawit

Sementara itu, Ketua Umum Aspekpir Indonesia Setiyono menjelaskan, kegiatan ini sangat penting bagi petani kelapa sawit khususnya yang berkecimpung di dunia koperasi di Riau. Begitu juga dengan para pelaku UMKM.

"Kegiatan ini kita inisiasi lantaran ada keresahan melihat banyaknya koperasi yang diperiksa oleh badan perpajakan bahkan hingga aparat penegak hukum (APH). Salah satunya lantaran laporan keuangan yang masih belum maksimal," bebernya.

Setiyono mengungkap, kegiatan ini menjadi upaya antispasi agar tidak lagi terjadi kesalahan- kesalahan pada laporan keuangan baik di koperasi maupun UMKM, khususnya di Riau. Pembelajaran untuk pembuatan laporan keuangan sangat diperlukan, sehingga diharapkan dapat bermanfaat. "Sehingga wawasan dan pengetahuan mengenai laporan keuangan meningkat," harapnya.

Direktur Program Pascasarjana UIR Prof. Detri Karya mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya asosiasi dan petani kelapa sawit adalah tamu yang memang ditunggu. Sebab merupakan pihak yang langsung bergelut dan berhasil di sektor perkebunan kelapa sawit yang menjadi komoditi andalan Indonesia, terutama Riau.



Detri menambahkan, ketertiban dalam laporan keuangan mendorong kekuatan dalam berorganisasi. Alhasil, lahir koperasi -koperasi yang kuat dan mampu bersaing hingga kancah internasional dalam menawarkan produk dan hasil karyanya.

"Dengan begitu target pemerintah Indonesia Emas tahun 2045 mendatang terwujud dengan dukungan yang kuat dari koperasi dan UMKM," jelasnya.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan, dan Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah BPDP, Helmi Muhansah, menyatakan bahwa beruntung sekali kegiatan ini dapat dilaksanakan di UIR yang menjadi salah satu pusat pendidikan di Provinsi Riau. Sebab kampus ini memiliki program studi Sains Manajemen. "Peserta yang berasal dari koperasi dan UMKM dapat menggali ilmu lebih dalam dari kegiatan ini," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved