Sejarah Gedung Grahadi: Cagar Budaya Nasional yang Dibakar dalam Aksi Ricuh di Surabaya

Senin, 01 September 2025 - 13:51 WIB
loading...
Sejarah Gedung Grahadi:...
Gedung Grahadi menjadi korban aksi ricuh di Surabaya. Gedung Grahadi dibakar oleh oknum pendemo saat menyampaikan aksinya di Surabaya, Jawa Timur. Foto/Dok.cagarbudayajatim.com
A A A
SURABAYA - GEDUNG Grahadi menjadi korban aksi ricuh di Surabaya. Gedung Grahadi dibakar oleh oknum pendemo saat menyampaikan aksinya di Surabaya, Jawa Timur.

Terbakarnya Gedung Grahadi tentu menimbulkan kerugian materiil. Jumlah kerugian materiil belum dikonfirmasi oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur sejauh ini.

Baca juga: Gedung Grahadi Surabaya Dibakar, AHY: Harus Diinvestigasi dan Penegakan Hukum Tegas

Latar Belakang Sejarah


Gedung Negara Grahadi dibangun pada tahun 1795 oleh Residen Belanda, Dirk van Hogendorp, sebagai tuinhuis atau rumah kebun di tepi Sungai Kalimas. Awalnya menghadap ke utara, menyuguhkan pemandangan aktifnya perahu di sungai pada sore hari.



Pada masa pemerintahan Herman Willem Daendels, gedung ini direnovasi dalam gaya Indis Empire Style, menambahkan kolom klasik dan struktur atap bertingkat sebagai representasi kemegahan Eropa.

Perpindahan fungsi menjadi rumah dinas Residen Surabaya (Residentswoning te Soerabaia) kemudian menjadikannya lokasi resmi pemerintah kolonial dan akhirnya rumah dinas Gubernur Jawa Timur sekitar tahun.

Baca juga: Identitas 5 Pelaku Pembakaran Mako Gegana, 2 di Antaranya Perempuan

Menurut Kuncarsono Prasetyo, sejarawan Surabaya, “Atap bangunan Grahadi bagian barat yang dibakar massa memang mempertahankan gaya Prancis asli, tidak mengikuti renovasi gaya Belanda akhir 1900-an”.

Kutipan Para Tokoh Sejarah


Yayan Indrayana, pegiat sejarah Begandring Surabaya, menyampaikan: “Grahadi merupakan salah satu gedung tertua di Surabaya... tujuannya adalah untuk rumah pejabat Belanda Residen Dirk Van Hogendorp”

Kuncarsono Prasetyo menjelaskan tentang arsitektur dan lokasi Grahadi: “Gedung ini dibangun pada tahun 1795 atas perintah Residen... dan nama ‘Grahadi’ berasal dari bahasa Sanskerta: Graha (rumah) dan Adi (utama), berarti ‘Rumah Mulia’”

Penetapan Grahadi sebagai Cagar Budaya Peringkat Provinsi pada tahun 2023 menegaskan pentingnya pelestarian bangunan ini sebagai warisan sejarah bangsa.

Tragedi Pembakaran: Waktu dan Kerusakan


Pada malam Sabtu, 30 Agustus 2025, sekelompok massa berpakaian hitam menerobos gerbang barat dan membakar area sayap barat Gedung Grahadi, termasuk ruangan Wakil Gubernur Emil Dardak dan Press Room.

Api menyebar dengan cepat, menjalar ke atap dan interior, sementara banyak barang seperti kursi, printer, dan komputer dijarah.

Menurut pengamatan Sindonews, insiden terjadi sekitar pukul 22:00 WIB, dipicu oleh lemparan molotov ke bagian barat gedung. Asap hitam tebal membumbung dan kerusakan meluas, merambat juga ke beberapa kendaraan dan struktur di sekitar Grahadi.

Refleksi dan Harapan


Insiden kebakaran Gedung Grahadi memberikan pelajaran penting bahwa emosi aksi massa tak boleh mengorbankan warisan budaya bangsa. Dalam perspektif historis, Grahadi mencerminkan lapisan sejarah dari kolonial hingga era kemerdekaan dan modern.

Staf Pemerintah Provinsi dan komunitas sejarah kini mendorong pendataan kerusakan dan langkah restorasi cepat agar bangunan berharga ini bisa dipulihkan dan tetap menjadi sumber identitas Jawa Timur.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved