Serukan Semua Pihak Menahan Diri, Analis Intelijen: Masa Depan Indonesia Masih Panjang
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 21:11 WIB
loading...
Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk menahan diri demi menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Analis Intelijen , Pertahanan, dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak untuk menahan diri untuk menjaga situasi tetap kondusif. Sebab perjalanan bangsa Indonesia masih panjang.
“Kita semua prihatin dan berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pengemudi ojek online dalam demonstrasi kemarin. Kita semua menyesalkan kejadian tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Simon ini, Jumat (29/8/2025).
Simon menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri sehingga situasi tetap kondusif. Bagaimanapun transisi demokrasi yang sedang dijalani saat ini membutuhkan pengawalan dari seluruh elemen dengan cara yang lebih sehat dan produktif. Dalam penanganan demonstrasi semua kemungkinan dapat terjadi.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
“Tapi sebisa mungkin kita mencegah terjadinya hal yang paling buruk karena masa depan bangsa ini masih panjang, saya berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Simon.
Simon mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang langsung mendatangi dan menyampaikan permintaan maaf serta berbelasungkawa kepada keluarga korban. Peristiwa ini cukup meninggalkan luka di hati semua pihak.
“Sudah seharusnya kita semua berupaya agar kejadian ini tidak berlanjut, apalagi berulang. Kita mendukung langkah Polri yang melakukan penyelidikan secara cepat. Kami berharap, Polri dapat melakukan proses penanganan ini secara lebih transparan dan akuntabel, sehingga publik dapat mengikuti perkembangannya,” kata Simon.
Baca juga: Pemakaman Affan Kurniawan yang Dilindas Rantis Penuh Haru, Driver Ojol Kenakan Jaket Hijau Sambil berdoa
Dari peristiwa ini, banyak pelajaran yang dapat diambil oleh Polri agar tidak lagi terjadi hal serupa di masa yang akan datang. Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam hal keamanan nasional, sudah seharusnya Polri berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Tidak berhenti pada langkah-langkah yang sifatnya penanganan kasus seperti sekarang ini, tapi juga perlu perbaikan sistemik di internal tubuh Polri agar dapat melayani masyarakat sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Mari kita jaga perdamaian yang sudah kita capai ini dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya demi keberlangsungan bangsa Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,” ucapnya.
“Kita semua prihatin dan berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu pengemudi ojek online dalam demonstrasi kemarin. Kita semua menyesalkan kejadian tersebut,” kata pria yang akrab dipanggil Simon ini, Jumat (29/8/2025).
Simon menyerukan agar semua pihak dapat menahan diri sehingga situasi tetap kondusif. Bagaimanapun transisi demokrasi yang sedang dijalani saat ini membutuhkan pengawalan dari seluruh elemen dengan cara yang lebih sehat dan produktif. Dalam penanganan demonstrasi semua kemungkinan dapat terjadi.
Baca juga: Pernyataan Lengkap Prabowo atas Meninggalnya Affan Kurniawan Driver Ojol yang Dilindas Rantis Brimob
“Tapi sebisa mungkin kita mencegah terjadinya hal yang paling buruk karena masa depan bangsa ini masih panjang, saya berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Simon.
Simon mengapresiasi langkah cepat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang langsung mendatangi dan menyampaikan permintaan maaf serta berbelasungkawa kepada keluarga korban. Peristiwa ini cukup meninggalkan luka di hati semua pihak.
“Sudah seharusnya kita semua berupaya agar kejadian ini tidak berlanjut, apalagi berulang. Kita mendukung langkah Polri yang melakukan penyelidikan secara cepat. Kami berharap, Polri dapat melakukan proses penanganan ini secara lebih transparan dan akuntabel, sehingga publik dapat mengikuti perkembangannya,” kata Simon.
Baca juga: Pemakaman Affan Kurniawan yang Dilindas Rantis Penuh Haru, Driver Ojol Kenakan Jaket Hijau Sambil berdoa
Dari peristiwa ini, banyak pelajaran yang dapat diambil oleh Polri agar tidak lagi terjadi hal serupa di masa yang akan datang. Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam hal keamanan nasional, sudah seharusnya Polri berusaha untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Tidak berhenti pada langkah-langkah yang sifatnya penanganan kasus seperti sekarang ini, tapi juga perlu perbaikan sistemik di internal tubuh Polri agar dapat melayani masyarakat sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Mari kita jaga perdamaian yang sudah kita capai ini dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya demi keberlangsungan bangsa Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :