Akhyar Di-bully HIPMI Sumut, Bobby Langsung Minta Maaf
Jum'at, 11 September 2020 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
"Jadikan kami anak kandung. Itu yang dibela pemerintah sekarang, telah lari keluar negeri membawa uang pajak ke sana. Kita yang berjuang di negeri sendiri harusnya lebih diperhatikan," ungkap Mazz Reza lagi.
Mendapati situasi ini, Wakil Ketua Umum PB HIPMI, Muhammad Bobby Afif Nasution mencoba mencairkan kembali suasana, sembari meminta maaf kepada Akhyar, yang notabene rivalnya di Pilkada Medan 2020 ini.
Saat didaulat menyampaikan arahan, Bobby pun menyampaikan bahwa teman-teman di HIPMI memang kerap melontarkan kritikan kepada pemerintah, demi kemajuan dunia usaha.
"Maaf ya uda (paman Akhyar). Kalau HIPMI sudah kumpul buat acara, biasa itu menyentil pejabat. Saya di pusat, kadang yang hadir mertua saya (Presiden Joko Widodo) pun itu disentil juga. Saya juga berharap agak perizinan dimudahkan. Pengusaha lokal didukung demi kemajuan ekonomi kita," kata alumnus pascasarjana Institute Pertanian Bogor (IPB) ini. (BACA JUGA: Resmikan Dr Sjahrir Corner, Pandu Kenang Perhatian Ayahnya pada Dunia Pendidikan)
Akhyar Nasution pun tak mau tinggal diam. Dia langsung menyangkal kritikan itu, saat mendapat kesempatan bicara di podium. Menurut dia, itu merupakan kebijakan aparatur tingkat kelurahan. "Itu mungkin kebijakan lokal di tingkatan kelurahan," beber Akhyar.
Mendapati situasi ini, Wakil Ketua Umum PB HIPMI, Muhammad Bobby Afif Nasution mencoba mencairkan kembali suasana, sembari meminta maaf kepada Akhyar, yang notabene rivalnya di Pilkada Medan 2020 ini.
Saat didaulat menyampaikan arahan, Bobby pun menyampaikan bahwa teman-teman di HIPMI memang kerap melontarkan kritikan kepada pemerintah, demi kemajuan dunia usaha.
"Maaf ya uda (paman Akhyar). Kalau HIPMI sudah kumpul buat acara, biasa itu menyentil pejabat. Saya di pusat, kadang yang hadir mertua saya (Presiden Joko Widodo) pun itu disentil juga. Saya juga berharap agak perizinan dimudahkan. Pengusaha lokal didukung demi kemajuan ekonomi kita," kata alumnus pascasarjana Institute Pertanian Bogor (IPB) ini. (BACA JUGA: Resmikan Dr Sjahrir Corner, Pandu Kenang Perhatian Ayahnya pada Dunia Pendidikan)
Akhyar Nasution pun tak mau tinggal diam. Dia langsung menyangkal kritikan itu, saat mendapat kesempatan bicara di podium. Menurut dia, itu merupakan kebijakan aparatur tingkat kelurahan. "Itu mungkin kebijakan lokal di tingkatan kelurahan," beber Akhyar.
(vit)
Lihat Juga :