Legislator Partai Perindo Kosmas Lawa Bagho Perjuangkan Air Bersih hingga Investasi Porang di Nagekeo NTT
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nagekeo ini pun mencatat adanya aspirasi terkait pengembangan kapasitas generasi muda, baik dalam politik, budaya maupun ekonomi kreatif. “Intinya, mereka menginginkan kesejahteraan yang utuh. Bukan hanya secara fisik dan ekonomis, tapi juga rohani atau spiritual,” tuturnya.
Baca juga: Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Bak Air Minum, Legislator Partai Perindo Perjuangkan Aspirasi Warga Manggarai NTT
Bagi Sarjana Filsafat lulusan Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledaleroini, reses menjadi momentum penting untuk menghadirkan anggota dewan di tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi, sekaligus mencari solusi terbaik bersama pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat.
“Masyarakat merasa didengar dan berharap aspirasi mereka benar-benar diperjuangkan, dicarikan solusi terbaik,” ucap Kosmas.
Terkait tindak lanjut reses pertama, Kosmas mengakui realisasi program masih terbatas karena sebagian besar anggaran 2025 merupakan warisan anggota legislatif sebelumnya. “Baru ada survei terkait pembangunan tower dan kegiatan literasi komunitas pedesaan,” ungkap politisi yang meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Negeri Malang ini.
Meski begitu, Kosmas menegaskan akan terus mengawal aspirasi yang ditampungnya dari reses pertama. Di antaranya terkait rencana peningkatan jalan, pembangunan MCK di sekolah dasar, serta rehabilitasi sarana pendidikan di sejumlah desa. Menurutnya, langkah itu penting agar mutu pendidikan dan akses infrastruktur di pedesaan semakin merata.
Baca juga: Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Bak Air Minum, Legislator Partai Perindo Perjuangkan Aspirasi Warga Manggarai NTT
Bagi Sarjana Filsafat lulusan Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledaleroini, reses menjadi momentum penting untuk menghadirkan anggota dewan di tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi, sekaligus mencari solusi terbaik bersama pemerintah kabupaten, provinsi hingga pusat.
“Masyarakat merasa didengar dan berharap aspirasi mereka benar-benar diperjuangkan, dicarikan solusi terbaik,” ucap Kosmas.
Terkait tindak lanjut reses pertama, Kosmas mengakui realisasi program masih terbatas karena sebagian besar anggaran 2025 merupakan warisan anggota legislatif sebelumnya. “Baru ada survei terkait pembangunan tower dan kegiatan literasi komunitas pedesaan,” ungkap politisi yang meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Negeri Malang ini.
Meski begitu, Kosmas menegaskan akan terus mengawal aspirasi yang ditampungnya dari reses pertama. Di antaranya terkait rencana peningkatan jalan, pembangunan MCK di sekolah dasar, serta rehabilitasi sarana pendidikan di sejumlah desa. Menurutnya, langkah itu penting agar mutu pendidikan dan akses infrastruktur di pedesaan semakin merata.
Lihat Juga :