Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob, LBH Gema Keadilan Kecam Tindakan Aparat Kepolisian Atasi Unjuk Rasa

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 08:19 WIB
loading...
Driver Ojol Tewas Terlindas...
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Keadilan mengecam keras tindakan aparat Kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gema Keadilan mengecam keras tindakan aparat Kepolisian dalam menangani aksi unjuk rasa di sejumlah titik di Jakarta. Kecaman itu terkait tewasnya driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan akibat ditabrak kendaraan taktis (Rantis) Barakuda Brimob Polri

“LBH Gema keadilan berduka dan menyesalkan peristiwa tewasnya driver ojek online yang dilindas oleh mobil rantis Brimob Polri oleh oknum anggota polisi,” ujar Direktur LBH Gema Keadilan Anton Hariyadi, Jumat (29/8/2025).

Baca juga: 5 Fakta Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Polisi saat Demo Ricuh di Kawasan DPR

Anton mendesak agar keadilan ditegakkan bagi korban dan keluarganya. Pelaku harus bertanggung jawab atas perbuatannya dan korban mendapatkan kompensasi yang layak.



“LBH Gema Keadilan menuntut agar proses penyelidikan kasus ini dilakukan secara transparan dan akuntabel, memastikan tidak ada upaya untuk melindungi oknum tertentu,” tegasnya.

Anton menegaskan, LBH Gema Keadilan akan mengawasi secara ketat penanganan kasus ini oleh Polri untuk memastikan profesionalisme dan integritas dalam proses hukum.

“LBH Gema Keadilan akan mendukung keluarga korban dalam proses hukum dan memberikan bantuan hukum yang diperlukan untuk mendapatkan keadilan,” katanya.

Baca juga: Polisi Amankan 7 Oknum Brimob terkait Driver Ojol Tewas Ditabrak Mobil Rantis, Berikut Nama-namanya

LBH Gema Keadilan juga mendesak Polri untuk melakukan evaluasi standar operasional pengamanan aksi unjuk rasa agar lebih humanis Menurut Anton, Polri perlu melakukan evaluasi penggunaan kendaraan berat, rantis atau sejenis ranpur untuk pengendalian massa, terutama terkait faktor keselamatan masyarakat.

Seperti diketahui, aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak tunjangan fasilitas anggota DPR di depan Gedung DPR/MPR berujung ricuh. Bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa pecah di sejumlah lokasi.

Akibat bentrokan tersebut, seorang driver ojol Affan Kurniawan yang berada di lokasi kejadian saat demo berlangsung di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat ditabrak rantis Brimob Polri. Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung menemui keluarga almarhum di RSCM dan menyampaikan belasungkawa serta permintaan maaf kepada masyarakat. “Tentunya saya juga minta maaf kepada seluruh keluarga besar ojol dan juga masyrakat atas musibah dan peristiwa yang terjadi," ujar Kapolri, Jumat (29/8/2025) dini hari tadi.

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim menyatakan tujuh oknum polisi telah diamankan dalam kasus tewasnya Affan Kurniawan. Ketujuh orang tersebut yakni Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, Baraka D.

"Saat ini pelaku sudah kita amankan dan dalam proses pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob karena pelaku kesatuan asal dari Brimob," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved